Hukrim

Pesta Miras, Pelaku Aniaya Rekannya Hingga Tewas di Buleleng

Senin, 08 Februari 2021 | 23:05 WITA
Pesta Miras, Pelaku Aniaya Rekannya Hingga Tewas di Buleleng

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BULELENG.
Berawal dari pesta minuman keras (Miras) jenis arak, akhirnya berujung dengan salah paham. Bahkan dari perselisihan itu, tuan rumah tewas setelah berduel hingga kepalanya dipukul.
Pelaku berhasil melarikan diri hingga kemudian dibekuk polisi. Aksi pembunuhan yang menimpa Kadek Sutarjana (48) di rumahnya di dusun Munduk, Desa Banjar Kecamatan Banjar, Buleleng, Senin (8/2/2021) sekitar pukul 17.30 WITA itu berawal dari pesta miras jenis arak. 

BACA JUGA:

Meski tidak saling mengenal, korban dengan pelaku IKS alias Lempog (39) bersama sejumlah temannya tetap menikmati arak yang dibeli secara patungan. Ketut Widani, istri korban menuturkan, tidak menyangka bakal ditinggalkan selamanya oleh sang suami akibat salah paham tersebut. 
Sebelum aksi penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas itu, antara korban dengan pelaku sempat berselisih paham hingga kemudian didamaikan. Namun kemudian entah apa yang memicu kembali berselisih paham hingga pelaku memukul dahi korban hingga menyebabkan kehilangan nyawa.
"Waktu itu pelaku datang bersama rekannya bernama Gede Keli yang saya kenal, namun pelaku saya tidak kenal orang tumben datang ke rumah saya kemungkinan suami saya kenal dengan pelaku. Saat itu, pelaku yang dibonceng Gede Keli turun di depan rumah dan Keli meninggalkan pelaku bersama dengan suami saya sedang minum. Sempat terjadi pertengkaran mulut namun reda dan saya membawakan camilan berupa telor rebus untuk mereka berdua," papar Widani sambil terisak. 

BACA JUGA:

="margin-bottom: 15px;">Istri korban menceritakan, setelah sempat keluar rumah dan kembali melihat suaminya berkelahi dengan pelaku hingga kemudian meminta tolong tetangga, namun saat kembali sang suami telah kehilangan nyawa akibat dipentung korban mengunakan kayu.
"Sebelumnya saya disuruh memasang togel. Saya diberi uang sebesar 100 ribu rupiah dan saya memasang nomor togel. Selesai saya masang togel saya pulang dan mendapati suami saya dan pelaku terlibat perkelahian," ujarnya.
"Suami saya dipukul menggunakan tangan dan akhirnya pelaku mengambil pentongan kemudian memukulkan ke arah suami saya. Karena saya takut, kemudian saya berteriak meminta tolong ke tetangga sambil berlari keluar rumah dan kemudian saat saya balik ke rumah dan mendapati suami saya sudah meninggal dunia dengan luka di sekujur kepalanya,” katanya lagi.
Pascaaksi perkelahian hingga korban tewas itu, pelaku yang diketahui bernama Lempog melarikan diri dan sejumlah tetangga memberikan pertolongan kepada korban hingga membawa ke RSUD Singaraja. 
Namun korban tidak bisa diselamatkan diduga akibat kehabisan darah, sedangkan Polsek Banjar melakukan pengejaran terhadap pelaku ke Desa Joanyar, Kecamatan Seririt.

Penulis : Kontributor Buleleng

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Penganiayaan Pesta Miras Buleleng Korban Tewas


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



News Lainnya :

Selasa, 13 April 2021 | 08:25
Penularan Masih Terjadi, Masyarakat Diharapkan Tetap Disiplin Prokes Saat Hari Raya
Masih diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi perhatian serius Satg ...
Selasa, 13 April 2021 | 07:45
5 Buah Ini Bisa Dikonsumsi Saat Berbuka, Untuk Hindari Sembelit Selama Puasa
Masalah pencernaan seperti sembelit biasanya disebabkan oleh pola makan yang kurang sehat dan malas ...
Selasa, 13 April 2021 | 07:30
Seorang Kusir Delman Tewas Penuh Luka Bacok
Pria bernama Roni (30) warga Desa Tunggak Cerme, Kabupaten Probolinggo ditemukan tewas oleh warga se ...
Selasa, 13 April 2021 | 07:15
Seorang Wanita Diperas Pria Brengsek, Foto Bugil Bakal Disebar
Wanita di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, melapor ke kepolisian setempat setelah diperas seorang pria y ...
Selasa, 13 April 2021 | 07:05
BPOM Akui Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah
Badan Pengawas Obat (BPOM) Eropa, Europe Medicines Agency (EMA) akhirnya mengakui adanya keterkaitan ...


Berita Lainnya

Rabu, 07 April 2021 | 11:10
Dari Rp17 Miliar, Uang Pasutri Ini Kini Hanya Sisa Rp50 Juta
Dalam beberapa waktu yang lalu, keberadaan Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur menja ...
Minggu, 21 Maret 2021 | 12:00
Warga Heboh Setelah Menemukan Bangkai Diduga Gajah Mina
Warga Setapang Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, dihebohkan dengan kebe ...
Senin, 22 Maret 2021 | 16:45
2 Warga Asing Resmi Jadi WNI, Ternyata Punya Usaha di Bali
Bertempat di Aula Dharmawangsa Kementerian Hukum dan HAM Bali, Kepala Kantor Wilayah Kementeria ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV