News

Pulau Gili Tangkong Dijual Online, Ini Tanggapan Pemprov NTB

Selasa, 09 Februari 2021 | 23:45 WITA
Pulau Gili Tangkong Dijual Online, Ini Tanggapan Pemprov NTB

bbn/net

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NTB.
Ratusan gugus pulau (Gili) ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Agar pulau-pulau tersebut produktif membawa kesejahteraan bagi masyarakat NTB, pemerintah setempat mengundang investor untuk berinvestasi. 
Namun oleh sebuah situs online, sebuah pulau bernama Gili Tangkong yang berlokasi di Kecamatan Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat, ditawarkan ke publik untuk diperjualbelikan. Atas kondisi ini, Pemprov NTB memberikan reaksi, menegaskan bahwa tidak ada Gili-gili atau pulau di NTB yang boleh dijual.

BACA JUGA:

"Tidak ada gili yang dijual," kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB, I Gede Putu Aryadi di Mataram, Selasa (8/2).
Gde Aryadi menyatakan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB memang sangat terbuka dan mengharapkan kehadiran para investor yang serius ingin mengembangkan usaha bisnisnya di wilayah NTB. 
Bahkan, dalam program NTB ramah investasi, pemerintah daerah siap menyediakan "karpet merah" untuk kemudahan bagi para investor.
"Misalnya kemudahan ijin, penyediaan infrastruktur dasar dan lain-lain, sehingga memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Kemudahan investasi tersebut, bukan berarti menjual aset pulau," ucap Gde Aryadi.
Menurut Aryadi, NTB ini memang memiliki ratusan aset pulau pulau kecil atau gili (bahasa sasak) yang eksotik dan menarik minat para imvestor untuk menanamkan modal usaha, khususnya bisnis sektor pariwisata.
 "Jejeran pulau pulau menawan itu, tidak hanya ada di Pulau Lombok, tapi juga di Pulau Sumbawa," jelas Gede Aryadi.
Namun demikian, kata Aryadi, semua proses investasi tersebut, harus dilaksanakan sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku. Selain itu, harus memberikan dampak nyata dan luas bagi peningkatan kesejahtetaan masyarakat secara berkelanjutan, baik saat ini maupun bagi generasi mendatang.
"Jadi tidak ada kebijakan Pemerintah Povinsi NTB untuk menjual pulau seperti yang disebutkan," tegasnya.
Ia mengatakan, saat ini di Gili Tangkong telah mulai terlihat aktivitas usaha pariwisata yang dikelola oleh pemerintah dan warga setempat. Itu semua demi mendongkrak perekonomian masyarakat. 
Putu Gde Aryadi menceritakan, sebelumnya hal yang sama pernah terjadi. Di mana ada satu Nusa  (pulau) yang berlokasi di Pulau Sumbawa yang juga dijual secara online. Terkait persoalan itu hingga kini tidak ada kejelasan siapa yang membeli karena memang tidak dijual.
"Tidak mungkin pemerintah provinsi menjual aset yang jelas peruntukannya untuk pembangunan daerah dan masyarakat. Dulu pernah ada juga di Sumbawa ada pulau atau Nusa yang ingin dijual. Sampai sekarang nggak ada itu dijual," terang Aryadi.
Putu Aryadi mengira, mungkin yang maksud dari website tersebut tidak menjual Gili Tangkong, tapi menarik investor agar mau melakukan investasi di NTB lewat Gili Tangkong.
"Mungkin niatnya mencari investor bahwa ada gili atau pulau yang indah di NTB. Kalau dijual nggak benar itu," katanya.
<

BACA JUGA:

div style="margin-bottom: 15px;">Gili Tangkong di Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat, diduga dijual secara online melalui situs Private Island Online ke investor dalam perusahaan atau pribadi. Hal itu terlihat dalam laman web : https://www.privateislandsonline.com/asia/indonesia/gili-tangkong-island.
Di laman web tersebut, Gili Tangkong tercatat sebagai "private land for sale". Bagi yang berminat, situs menyediakan laman pelajari lebih lanjut, yang menyertakan kolom identitas calon pembeli, alamat surel, dan nomor kontak yang bisa dihubungi.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Yusron Hadi, mengaku belum mendapatkan informasi bahwa salah satu pulau eksotik di Pulau Lombok tersebut di perjualbelikan di salah satu situs internet terkemuka tersebut.
"Kalau kita lihat luas lahan Gili Tangkong ini 28 hektare, kalau ada iklan 17 are barangkali itu dijual lahan di dalamnya, bukan pulaunya," kata Yusron.
Menurut dia, jika terkait lahan maka kewenangannya ada di kabupaten atau kota, sedangkan wilayah laut 0-12 mil di atur kewenangannya di provinsi.
"Kalau dijual atau disewa kita belum dapat informasinya tetapi terkait lahan pulau-pulau kecil masih kewenangan pengelolaan di kabupaten, sedangkan wilayah lautnya 0-12 mil kewenangan provinsi," ujarnya.

Penulis : Ni Luh Sulastri

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Gili Tangkong Pulau Di NTB Dijual Secara Online Investasi


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



News Lainnya :

Selasa, 13 April 2021 | 08:25
Penularan Masih Terjadi, Masyarakat Diharapkan Tetap Disiplin Prokes Saat Hari Raya
Masih diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi perhatian serius Satg ...
Selasa, 13 April 2021 | 07:45
5 Buah Ini Bisa Dikonsumsi Saat Berbuka, Untuk Hindari Sembelit Selama Puasa
Masalah pencernaan seperti sembelit biasanya disebabkan oleh pola makan yang kurang sehat dan malas ...
Selasa, 13 April 2021 | 07:30
Seorang Kusir Delman Tewas Penuh Luka Bacok
Pria bernama Roni (30) warga Desa Tunggak Cerme, Kabupaten Probolinggo ditemukan tewas oleh warga se ...
Selasa, 13 April 2021 | 07:15
Seorang Wanita Diperas Pria Brengsek, Foto Bugil Bakal Disebar
Wanita di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, melapor ke kepolisian setempat setelah diperas seorang pria y ...
Selasa, 13 April 2021 | 07:05
BPOM Akui Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah
Badan Pengawas Obat (BPOM) Eropa, Europe Medicines Agency (EMA) akhirnya mengakui adanya keterkaitan ...


Berita Lainnya

Rabu, 07 April 2021 | 11:10
Dari Rp17 Miliar, Uang Pasutri Ini Kini Hanya Sisa Rp50 Juta
Dalam beberapa waktu yang lalu, keberadaan Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur menja ...
Minggu, 21 Maret 2021 | 12:00
Warga Heboh Setelah Menemukan Bangkai Diduga Gajah Mina
Warga Setapang Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, dihebohkan dengan kebe ...
Senin, 22 Maret 2021 | 16:45
2 Warga Asing Resmi Jadi WNI, Ternyata Punya Usaha di Bali
Bertempat di Aula Dharmawangsa Kementerian Hukum dan HAM Bali, Kepala Kantor Wilayah Kementeria ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV