Hukrim

Pandemi, Kasus Narkoba Meningkat di Tabanan

Kamis, 25 Februari 2021 | 22:40 WITA
Pandemi, Kasus Narkoba Meningkat di Tabanan

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, TABANAN.
Masa pandemi Covid-19 ternyata berdampak pada peningkatan kasus kriminalitas, salah satunya terkait dengan penyalahgunaan narkoba. Selain karena faktor ekonomi, iming-iming mendapatkan keuntungan secara instan jadi faktor tersangka nekat terjerumus dalam obat terlarang tersebut.  
Kali ini, jajaran Sat Narkoba Polres Tabanan berhasil meringkus lima orang tersangka di lokasi berbeda dalam giat Operasi Antik 2021.
Kasat Narkoba Polres Tabanan AKP Gede Sudiarna Putra saat rilis kasus narkoba, Kamis (25/2) menyampaikan, lima orang tersangka yang berhasil diringkus yakni Wayan Eka Putra alias Malen (37), Mohamad Zahri Amin alias Robin atau Saipul (31), Wayan Suryantika alias Penyok (33), Teguh Eko Susanto alias Ekok (42) dan Kadek Agus Sandiawan alias Dogler (29). 
Lima tersangka, tiga orang di antaranya berperan sebagai pengedar yakni Eka alias Malen, Robin dan Teguh alias Ekok. Bahkan tersangka Eka merupakan residivis kasus serupa yang baru keluar dari masa tahanan, serta Robin yang juga dihukum karena kasus pencurian.
Lanjut disampaikan, untuk tersangka Eka diamankan Kamis (4/2) di pinggir jalan wilayah banjar Gerogak Gede, Desa Delod Peken, Tabanan dan didapati barang bukti 18 paket shabu dengan berat seluruhnya 1,83 gram netto. Selanjutnya Robin laki-laki alamat desa Dauh Peken, Tabanan diringkus di gang Buntu desa Banjar Anyar, Kediri pada 6 Februari dengan barang bukti 3 buah paket sabu dengan berat seluruhnya 133,22 gram netto. 
“Untuk dua tersangka Eka dan Robin ini adalah TO narkoba yang memang terus kami buru, dimana Robin berperan sebagai pengedar hanya tukang geser tunggu perintah, dan untuk Eka dia ini pengedar di wilayah Denpasar dan Tabanan,” ucap AKP Sudiarna.
Kemudian untuk tersangka Penyok alamat Desa Bantas Selemadeg Timur diamankan Rabu 17 Februari dengan barang bukti satu buah paket shabu berat 0,20 gram netto. Dan dua tersangka lainnya, Ekok dan Dogler diamankan 19 Februari di banjar Sema, desa Kediri, Kediri dengan barang bukti 7 buah paket

BACA JUGA:

//beritabali.com/tag/sabu">sabu berat 0,75 gram netto. 
“Pasal yang disangkakan pasal 114 ayat (1) atau kedua pasal 112 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta bagi pengguna dikenakan pasal 112 ayat (1) UU no 35 tahun 2009 ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun,” terangnya.
Diakui Kasat Narkoba Polres Tabanan AKP Gede Sudiarna Putra, SH, kasus narkoba meningkat sejak munculnya pandemi. Dari data jumlah kasus narkoba, selama tahun 2019 sebanyak 25 kasus, tahun 2020 meningkat jadi 31 kasus dan di tahun 2021 mulai dari Januari sampai dengan Februari sudah ada 7 LP dengan 8 tersangka. 

Penulis : Kontributor Tabanan

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Pandemi Covid-19 Polres Tabanan Kasus Narkoba Sabu


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



News Lainnya :

Minggu, 09 Mei 2021 | 16:35
Pasien Sembuh Dominasi Kasus Covid-19 di Karangasem
Jumlah pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh pada hari ini Minggu (09/05/2021) mendominasi pe ...
Minggu, 09 Mei 2021 | 15:15
Bule Kanada Buka Kelas Orgasme di Bali Akhirnya Dideportasi
Pihak Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Bali kembali melakukan pendeportasian terhadap WNA. Tindaka ...
Minggu, 09 Mei 2021 | 13:45
Sebelum SPBU Tebongkang Ubud Kebakaran, Sempat Ada Oknum Karyawan Curang Viral
Kobaran api melahap mesin pengisi BBM SPBU 5480503 di Banjar Tebongkang, Desa Singakerta, Kecamatan ...
Minggu, 09 Mei 2021 | 11:35
Fakultas Pariwisata Unud Gelar Penghijauan dan Temu Alumni
Fakultas Pariwisata Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan Penghijauan Kampus dan Temu Alumni ...
Minggu, 09 Mei 2021 | 11:00
Tanggapi Kelas Orgasme di Bali, MUI: Seksualitas Tidak Perlu Diajarkan ke Masyarakat
Waketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengkritik bisnis 'kelas orgasme' yang dik ...


Berita Lainnya

Kamis, 29 April 2021 | 16:50
Sidang Oknum Sulinggih, Saksi Korban Sebut Sempat Diraba Payudaranya Saat Melukat
Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar tidak mengabulkan permintaan dari pihak terdakwa I ...
Minggu, 02 Mei 2021 | 07:45
Gubernur Bali dari Jaman ke Jaman
Gubernur Bali hadir silih berganti. Tercatat sejak tahun 1950 Bali dipimpin oleh 10 pemimpin baik Gu ...
Senin, 26 April 2021 | 14:05
Sejak Lahir, Almarhum Brigjen TNI Gusti Putu Danny Belum Pernah Pulkam di Gianyar
Rumah keluarga Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya ada di Lingkungan Kelod Ka ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV