Hukrim

Dikejar Utang Cicilan Bank, Mantan TKI Jadi Pengedar Narkoba

Jumat, 26 Februari 2021 | 11:00 WITA
Dikejar Utang Cicilan Bank, Mantan TKI Jadi Pengedar Narkoba

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NTB.
Seorang mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) berinisial NW (34 tahun) warga Desa Sepit, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur ditangkap Tim Sat Resnarkoba Polresta Mataram, di kamar kosnya di Lingkungan Rembiga Utara, Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram sekitar pukul 19.30 Wita, Kamis (18/2) lalu. 
Saat konferensi pers yang digelar di Mapolresta Mataram, Kamis (25/2) NW mengaku memilih jadi pengedar sabu karena terlilit hutang bank yang harus dibayar. Pria yang pernah menjadi TKI di Malaysia selama 14 tahun ini ditangkap Tim Sat Resnarkoba Polresta Mataram karena diduga menjadi pengedar Narkotika jenis sabu.
Ia bekerja di Malaysia dari tahun 2004 sampai 2019 karena kontrak kerjanya habis ia memutuskan pulang ke Indonesia. 
"Pelaku ini pengedar Narkotika jenis sabu. Kami amankan di kosnya di Rembiga hari Kamis 18 Februari 2021 sekitar pukul 19.30 WITA," ujar Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi. 
Kata Heri, penangkapan menindaklanjuti laporan masyarakat bahwa pelaku di kosannya kerap melakukan transaksi jual beli Narkotika jenis sabu. Sepekan melakukan penyelidikan, petugas langsung menggeledah kamar kos pelaku.
"Hasilnya, petugas menemukan kristal bening diduga sabu. Kita temukan sabu di kamar kosnya sekitar 2,82 gram," bebernya.       
Selain mengamankan barang bukti sabu, dari pelaku, petugas juga mengamankan satu set alat konsumsi Narkotika, Dua buah handphone, satu buah tas yang di dalamnya berisi dua bendel plastik bening dan dua buah timbangan digital serta uang tunai Rp 2,2 juta yang diduga hasil transaksi penjualan sabu.
"Dengan barang bukti yang ada. Patut diduga dia pengedar Narkotika jenis sabu," tuturnya.
Interogasi singkat dilaksanakan petugas. Di Desanya di Keruak Lombok Timur, pelaku memiliki toko variasi motor. Usaha itu hasil keringatnya bekerja di Malaysia dan pinjaman Bank. Tapi cicilan Bank terasa berat.
“Pelaku kesulitan mencicil hutangnya di Bank. Dia pun nekat menjual sabu yang untungnya untuk membayar utang cicilan bank,” terang Heri.
Sabu yang dijual didapatkan di sejumlah tempat. Di antaranya di Abian Tubuh dan Karang Bagu. Sabu yang dibeli lalu dipecah menjadi poketan kecil dan dijual.
"Dia ecer caranya dengan kisaran harga Rp 100 ribu per poketnya. Dia bilang semakin dipecah, semakin banyak untungnya," tambahnya.

BACA JUGA:

x;">Saat menjual sabu, pelaku tidak repot berkeliling menjual barang haram tersebut. Cukup berdiam diri di kosnya di Rembiga. Pembelinya berdatangan dan langsung bertransaksi.
"Pembelinya itu orang-orang yang sudah dia kenal. Sebagian besar berprofesi sebagai sopir," tukasnya.
Di depan petugas NW irit berbicara. Tapi diakuinya, Sabu didapatkan di Karang Bagu. "Sudah tiga kali saya ambil di sana," ungkap  NW singkat.
Akibat perbuatannya, mantan TKI di Malaysia ini terancam dijerat pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 5 tahun penjara.

Penulis : Ni Luh Sulastri

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Mantan TKI Pengedar Sabu Utang Cicilan Bank Sabu


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



News Lainnya :

Senin, 17 Mei 2021 | 13:50
Bangun Minat Baca Sejak Dini, Begini Caranya!
Selamat Hari Buku Nasional! Sejak tahun 2002, tanggal 17 Mei telah ditetapkan sebagai peringatan Har ...
Senin, 17 Mei 2021 | 13:40
Tambah Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran dengan 4 Cara Ini
Tidak terasa libur Lebaran sudah berakhir. Setelah beberapa hari rehat sejenak dari rutinitas kantor ...
Minggu, 16 Mei 2021 | 12:40
Selama Pandemi Covid-19, Penampakan "Piring Terbang" Melonjak
Sebuah laporan mengungkapkan terjadi lonjakan penampakan "Unidentified Flying Object" (UFO ...
Sabtu, 15 Mei 2021 | 23:55
Warga Butuh Darah, Pangdam IX/ Udayana Spontanitas Berdonor
Seorang warga, Gus Ari mengunggah status sedang membutuhkan darah golongan O untuk tantenya. Posting ...
Sabtu, 15 Mei 2021 | 23:15
Sasar Rumah Pemuka Agama, Komplotan Pencuri Ancam Gunakan Parang
Tim Puma Polres Lombok Tengah menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) inisial S alias Ca ...


Berita Lainnya

Minggu, 09 Mei 2021 | 18:35
Pasek Sugiarta Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi Hotel
Penghuni hotel Olga yang terletak di Jalan Cargo Indah 1 no 16 Denpasar Utara, Sabtu 8 Mei 2021 seki ...
Kamis, 29 April 2021 | 16:50
Sidang Oknum Sulinggih, Saksi Korban Sebut Sempat Diraba Payudaranya Saat Melukat
Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar tidak mengabulkan permintaan dari pihak terdakwa I ...
Minggu, 02 Mei 2021 | 07:45
Gubernur Bali dari Jaman ke Jaman
Gubernur Bali hadir silih berganti. Tercatat sejak tahun 1950 Bali dipimpin oleh 10 pemimpin baik Gu ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV