News

30 Provinsi Belajar Penanganan Tuberkulosis di NTB

Selasa, 09 Maret 2021 | 22:20 WITA
30 Provinsi Belajar Penanganan Tuberkulosis di NTB

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NTB.
Sebanyak 30 peserta dari 30 provinsi se-Indonesia mengikuti pelatihan penanganan penyakit menular, di Jayakarta Hotel Senggigi Lombok Barat, NTB, Senin (8/3). 
Pelatihan untuk Strategi Program Tuberkulosis Nasional ini, guna mendukung program nasional pencegahan TBC di Indonesia. 
Direktur Nasional Recipient Program Eliminasi TB-GF ATM Principal Recipient Konsorsium Komunitas PenaBulu –STP, Eni Ahmad melaporkan, Program Komunitas Eloiminasi TBC Indonesia hadir untuk Strategi Program Tuberkulosis Nasional. 
Mendukung program nasional pencegahan TBC, peningkatan akses layanan tuberkulosis bermutu dan berpihak pada pasien, pengendalian infeksi dan optimalisasi pemberian pengobatan. Pencegahan TBC dan peningkatan peran serta komumitas mitra dan multi sektor lainnya dalam eliminasi TBC dan pemamfaatan hasil riset dan teknologi skrining, diagnosis dan tata laksana TBC.
“Peserta pelatihan ini diikuti 30 orang dari 30 provinsi di Indonesia dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 10 Maret 2021. Peserta selain berdiskusi masalah kesehatan khussnya dalam penanganan TB juga ingin mendapatkan masukan dari Pemprov NTB terkait penanganan TB yang selama ini dilakukan di NTB,” kata Eni. 
Wakl Gubernur NTB, Doktor Sitti Rohmi Djalillah yang hair membuka acara pelatihan mengatakan, penyakit menular di Indonesia baik Tuberkulosis (TB) terlebih Covid-19  kerap kali disalahartikan oleh masyarakat. Mengatasi penyakit menular sesunguhnya bagaimana terlebih dahulu sesegera mungkin menemukan  kasus. 
Namun sebaliknya yang terjadi di masyarakat yakni berusaha menghindari untuk tidak menemukan kasus. Cara berpikir masyarakat seperti ini diakui sesuatu yang sulit untuk diubah. 
“Karena itu kita di NTB ini terus-menerus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Dan dengan begitu tindakan-tindakan promotif preventif yang cepat bisa dilakukan dengan baik. Posyandu berbasis keluarga merupakan salah satu solusi menangani masalah kesehatan di NTB termasuk penyakit menular seperti TB,” kata Wagub Siti Rohmi.
Wagub menyatakan, persoalan TB di Indonesia termasuk di NTB menjadi PR besar yang harus diselesaikan bersama-sama. Cara paling efektif yang selama ini dilakukan di NTB yakni dengan melakukan edukasi dan sosialisasi secara terus-menerus hingga ke tingkat dusun, melalui gerakan Posyandu yang setiap bulan dilaksanakan. 
Melalui Posyandu tidak saja persoalan kesehatan yang bisa diedukasi, namuin persoalan lainpun bisa disosialisasi seperti lingkungan, ketenagakerjaan, sosial kemasyarakatan dan lain sebagainya. Wagub yang biasa disapa Ummi Rohmi ini di hadapan peserta pelatihan dari 30 provinsi se Indonesia ini juga mengungkapkan, Pemprov NTB saat ini tengah giat-giatnya melakukan Revitalisasi Posyandu menuju Posyandu Keluarga yang mandiri. 

BACA JUGA:

tom: 15px;">Melalui Posyandu bisa dilakukan intervensi berbagai program dan kebijakan pemerintah daerah. Posyandu dihajatkan untuk dibentuk menjadi lebih power full dan bisa menjadi center education berbasis dusun. Dari Posyandu berbasis dusun  akan lebih gampang untuk  memotretnya, mengevaluasi dan memonitornya. 
Wagub bahkan mengapresiasi pertumbuhan Posyandu di NTB yang hingga saat kini sudah mencapai 7.000 Posyandu. Yang mana sejak digerakkannya Posyandu keluarga tahun 2019, terjadi penambahan Posyandu setiap tahunnya kurang lebih 2.000 Posyandu NTB menggandeng steakholder termasuk NGO lainnya untuk mensukseskan program kesehatan di NTB dengan segala persoalannya melalui wadah Posyandu Keluarga.

Penulis : Ni Luh Sulastri

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Tuberkulosis NTB TBC Posyandu Pencegahan TBC Kesehatan


Beritakarangasem.com - Media Online Karangasem Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Karangasem, Bali, Nasional dan Dunia.



News Lainnya :

Sabtu, 02 Juli 2022 | 09:35
Viral Bule Wanita Atur Lalu Lintas di Simpang Pererenan
Viral di media sosial seorang ibu bule yang rela turun jalan demi mengatur jalanan di Canggu tepatny ...
Sabtu, 02 Juli 2022 | 09:25
Berakhir Damai, Begini Pengakuan Pria Duel di Pinggir Sawah
Setelah viral di media sosial duel 2 pria di pinggir sawah Gianyar antara dua orang pengguna jalan b ...
Sabtu, 02 Juli 2022 | 09:15
Cegah PMK Jelang Idul Adha, Polisi Serius Pantau Hewan Ternak
Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Polres Tabanan menyatakan serius melakukan pantauan hewan ...
Sabtu, 02 Juli 2022 | 09:05
KPU Tabanan Ingin Pinjam Gudang Logistik ke Pemkab
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan terus melakukan road show untuk sosialisasi tahapan Pemilu seret ...
Jumat, 01 Juli 2022 | 21:55
KontraS: Pengesahan UU DOB, Pemaksaan Kepentingan di Papua
DPR mengesahkan tiga rancangan undang-undang daerah otonomi baru (RUU DOB) Papua dalam pengambilan k ...


Berita Lainnya

Rabu, 08 Juni 2022 | 20:35
Pajak Kendaraan Dihapus, Diganti Pajak Saat Isi Bensin di SPBU
Pajak kendaraan bakal dihapus, pengendara bakal dikenakan pajak saat isi bensin di SPBU. Muncul usul ...
Sabtu, 25 Juni 2022 | 19:30
Pasang Tulisan Tak Biasa, Warung Bakso Babi Ini Dipuji Netizen
Bakso menjadi salah satu makanan yang cukup digemari warga masyarakat Indonesia. Tak hanya daging sa ...
Jumat, 10 Juni 2022 | 21:55
Ngaku Penemuan Eril Sesuai Ramalannya, Rara Dihujat Warganet
Rara Istiati Wulandari atau yang biasa dikenal dengan Rara pawang hujan kembali menjadi sorotan. Kal ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV