Hukrim

2 Bersaudara Pecatan Polisi Curi Kambing dan Motor

Sabtu, 20 Maret 2021 | 17:15 WITA
2 Bersaudara Pecatan Polisi Curi Kambing dan Motor

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NTB.
AY (37 tahun) dan IW, dua bersaudara yang sama-sama sebagai polisi dan sama-sama sudah dipecat dari kesatuannya di institusi Polri karena kasus narkoba, ditangkap jajaran  Polres Dompu, Nusa Tenggara Barat. 
Pasalnya, kedua bersaudara kandung ini sama-sama terlibat kasus pencurian. AY ditangkap karena mencuri kambing milik tetangganya, dan IW ditangkap karena kasus pencurian sepeda motor. Kedua pecatan polisi tersebut merupakan warga Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. 
Diketahui keduanya ini saudara kandung yang belum lama dipecat dengan tidak terhormat karena melanggar kode etik institusi kepolisian. Dua pecatan polisi itu ditangkap dalam operasi Jaran Rinjani yang digelar selama 14 hari. 
Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat menerangkan, selama operasi jaran pihaknya berhasil menangkap 20 pelaku kejahatan dan mengamankan 25 barang bukti hasil pencurian.
“Dari 20 terduga pelaku kejahatan yang berhasil terungkap. Dua orang adalah oknum pecatan polisi yakni berinisial AY dan IW,” terangnya didampingi Kasat Reskrim IPTU Ivan Roland Christofel saat jumpa pers, Jumat (19/3).
Pecatan polisi AY terlibat kasus pencurian ternak kambing. Sedangkan IW terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor. Pelaku AY dijerat dengan pasal 363 dengan ancaman 5 tahun penjara. Sedangkan IW disangkakan dengan 363 ayat 1 ancaman hukuman 7 tahun penjara. 
AY pecatan polisi ketahuan mencuri empat ekor kambing milik tetangganya, Idham Malik (32 tahun), Jumat (12/3) lalu.  Sebagai informasi, AY dipecat dari kepolisian karena disersi atau meninggalkan tugas dan kasus narkoba. 
AY ditangkap berdasarkan pengakuan MS (40 tahun), penadah asal Dusun Lara, Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. 
“MS sebelumnya diamankan warga dan sempat dihakimi warga. Namun peugas berhasil mengevakuasinya,” jelas Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah.
Awalnya, sekitar pukul 18.00 WITA korban memasukkan kambing ke dalam kandang, Kamis (11/2). Setelah tertidur, korban hendak keluar rumah menuju kamar kecil sekitar pukul 02.30 WITA. Saat menengok kandang, ia tidak menemukan kambingnya. 
"Korban lalu membangunkan keluarganya untuk membantu mencari kambing nahas tersebut,” ujarnya.
Sampai pada pagi hari, pihak keluarga korban tidak sengaja melihat sebuah kendaraan roda empat jenis Pick Up warna hitam bernomor polisi B 9648 TH di atasnya mengangkut empat ekor kambing. 
“Mobil tersebut melintas pertigaan Ginte dan hendak menuju Bima,” katanya.
Mobil itu diberhentikan lalu korban dan keluarganya menginterogasi sopir yang tidak lain adalah MS. Dihadapan keluarga korban, MS mengaku kambing itu ia peroleh dari AY. 
“Keluarga korban meminta MS diantar ke rumah AY saat itu juga,” ucapnya.
Kabar penangkapan MS diketahui warga. Warga pun beramai-ramai mendatangi kediaman AY. Mengetahui massa yang berdatangan dan hendak mencarinya, AY lari masuk rumah lalu kabur lewat pintu belakang. 
“Warga yang tidak menemukan AY, melampiaskan kemarahan pada MS,” tuturnya.
Ketegangan tak dapat dihindarkan, akibat massa yang ingin menghakimi MS terus berdatangan dan tidak mampu dibendung. Kapolsek Woja, Ipda Abdul Haris lalu menghubungi Polres Dompu melalui Wakapolres, Kompol I Nyoman Adi Kurniawan untuk memerintahkan Tim Puma agar mengambil alih proses evakuasi MS.

BACA JUGA:

x;">Tak selang beberapa waktu, Tim Puma yang dipimpin oleh Ipda Zainul Subhan tiba di lokasi dan berhasil mengevakuasi MS dari kepungan massa. 
"MS lalu dibawa ke Mapolres menggunakan truk pengaman,” terang  Aiptu Hujaifah.
Tim Puma kembali melakukan pencarian terhadap AY dan mendapatinya di salah satu rumah warga yang berada di Lingkungan Bali Bunga, Kelurahan Kandai Dua. 
Di hadapan polisi, MS sempat mengaku pada pagi hari ia mendapat telpon dari AY yang ingin menjual enam ekor kambing dan janjian bertemu di Dusun Buna Desa Madaprama. 
“Usai transaksi, AY kembali ke rumahnya sementara MS berangkat menuju Bima dengan empat ekor kambing,” jelas Hujaifah.

Penulis : Ni Luh Sulastri

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Bersaudara Pecatan Polisi Pencurian Kambing Motor


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



News Lainnya :

Minggu, 18 April 2021 | 22:10
Peradah Bali Ajak Umat Hindu Kawal Kasus Desak Dharmawati ke Ranah Hukum
Peradah Provinsi Bali menilai seyogianya pemrosesan hukum dari dugaan penistaan agama oleh Desak Mad ...
Minggu, 18 April 2021 | 22:00
Seorang Suami Tusuk Istri dengan Pisau Dagangan Hingga Tewas
Seorang istri di Kota Mataram, NTB berinisial HA (29 tahun) tewas di tangan suaminya, MA (30 tahun). ...
Minggu, 18 April 2021 | 20:35
Kematian Pria Tergencet Mobil Menyimpan Duka Mendalam bagi Keluarga di Kalbar
Kematian Hendra alias William (29) asal Dusun Niaga Karya Kelurahan Tanjung Niaga Kab ...
Minggu, 18 April 2021 | 20:05
Curi Helm di Prerenan, Pengakuan Bule Rusia Ini Malah Bikin Iba
Aksi pencurian helm dilakukan seorang bule asal Rusia, Ivan Kashtaev (25) yang menginap di Vila Arik ...
Minggu, 18 April 2021 | 19:45
Usai Dilayani di Ranjang Bule Swedia Tidak Mau Bayar, Malah Aniaya PSK
Perempuan pekerja seks komersial (PSK) berinisial AP (29) mengadukan David, bule asal Swedia, (44) k ...


Berita Lainnya

Rabu, 07 April 2021 | 11:10
Dari Rp17 Miliar, Uang Pasutri Ini Kini Hanya Sisa Rp50 Juta
Dalam beberapa waktu yang lalu, keberadaan Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur menja ...
Minggu, 21 Maret 2021 | 12:00
Warga Heboh Setelah Menemukan Bangkai Diduga Gajah Mina
Warga Setapang Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, dihebohkan dengan kebe ...
Senin, 22 Maret 2021 | 16:45
2 Warga Asing Resmi Jadi WNI, Ternyata Punya Usaha di Bali
Bertempat di Aula Dharmawangsa Kementerian Hukum dan HAM Bali, Kepala Kantor Wilayah Kementeria ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV