News

Heboh lewat Video Penggandaan Uang, Ustaz Gondrong Diganjar Pasal Berlapis

Selasa, 23 Maret 2021 | 13:30 WITA
Heboh lewat Video Penggandaan Uang, Ustaz Gondrong Diganjar Pasal Berlapis

beritabali.com/ist/suara.com/Heboh lewat Video Penggandaan Uang, Ustaz Gondrong Diganjar Pasal Berlapis

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Herman alias Ustaz Gondrong (45) membuat kegaduhan di dunia maya setelah video aksi penggandaan uangnya viral di jejaring media sosial. Akibat perbuatannya itu, Ustaz Gondrong kini mendekam di sel tahanan polisi dan terancam pasal berlapis.
Ustaz Gondrong diamankan Polres Metro Bekasi. Polisi kemungkinan bakal menjeratnya dengan pasal penipuan dan penggunaan uang palsu.
"Kami masih lakukan pengembangan sambil menunggu jika ada yang melapor merasa menjadi korban penipuan. Termasuk pasal uang palsu juga masih kami dalami," kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Hendra Gunawan saat ungkap kasus di Lobi Mapolres Metro Bekasi, Selasa (23/3/2021).
Hendra mengatakan video aksi menggandakan uang tersebut direkam isteri pelaku pada 4 Maret 2021, dan kemudian menjadi viral dua pekan setelahnya.
Dari keterangan tersangka, praktik penggandaan uang itu merupakan trik sulap. Tersangka sengaja membeli satu paket alat untuk memamerkan aksinya itu.
"Jadi itu trik sulap, kotak itu juga alat sulap dan uang-nya itu juga uang mainan. Tersangka beli alat-alat itu di wilayah Tambun," ungkap-nya.
Video berdurasi 12 menit itu memperlihatkan praktik penggandaan uang dengan media jenglot dan kotak hitam. Seorang pria berambut gondrong terlihat sedang melakukan ritual dengan memunculkan banyak lembaran uang pecahan Rp100 ribu. Video tersebut lantas menggegerkan jagat dunia maya.
Tersangka yang tinggal di Gang Veteran RT 01 RW 03 Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan itu juga dijerat pasal tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.
Herman dijerat Pasal 81 juncto Pasal 76D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan PP Pengganti UU RI Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
"Ancaman hukumannya adalah pidana penjara maksimal 15 tahun," ucap-nya.
Hendra mengaku pasal perlindungan anak dikenakan setelah ada laporan dari pihak keluarga korban atas nama Novi Trianti pada Senin (22/3) kemarin. Korban yang merupakan isteri siri pelaku itu dinikahi saat masih berusia 15 tahun.
Saat itu, kata dia, korban langsung disetubuhi layaknya suami isteri hingga korban hamil dan melahirkan anak perempuan yang kini berusia tiga tahun.
="margin-bottom: 15px;">"Jadi keluarga dan isteri sirinya melakukan laporan karena saat menikahi, pelaku menjanjikan orang tua korban akan membayarkan utang-utangnya serta membelikan tanah dan membangunnya. Tapi sampai saat ini tidak terealisasi," tutur dia.
Dari kasus ini petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti aksi kejahatan pelaku mulai dari jenglot, kotak hitam, kaca, telepon genggam untuk mengunggah video, uang pecahan Rp100 ribu, serta sejumlah senjata tajam yang ditaruh pelaku di tempat praktiknya.
"Kalau senjata-senjata ini kata pelaku memiliki kekuatan magis. Ini digunakan pelaku untuk meyakinkan pasien ataupun konsumen-nya bahwa yang bersangkutan sakti mandraguna, sehingga menjadi daya tarik pasien-pasien-nya," ujar Hendra.(sumber: suara.com)

Penulis : Media Network

Editor : Juniar


TAGS : Heboh Lewat Video Penggandaan Uang Ustaz Gondrong Diganjar Pasal Berlapis Bali Beritabali


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



News Lainnya :

Jumat, 25 Juni 2021 | 19:35
Isu Pariwisata Mancanegara Bali Ditunda, Situasi Akan Makin Terpuruk
Beredar isu terkait diundurnya pembukaan pariwisata Bali yang sempat diwacanakan akan dibuka pada bu ...
Jumat, 25 Juni 2021 | 18:50
BPKAD Karangasem Berencana Bangun Pos di Setiap Perbatasan
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karangasem berencana bangun empat pos pen ...
Jumat, 25 Juni 2021 | 18:40
Kasus Covid-19 di Denpasar Melonjak, Bertambah 73 Orang
Penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar mengalami lonjakan. Berdasarkan data resmi pada J ...
Jumat, 25 Juni 2021 | 17:15
BPK Ungkap 6 Masalah pada Program Penanganan Covid-19
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap adanya 6 persoalan dalam pelaksanaan program Penanganan Co ...
Jumat, 25 Juni 2021 | 16:50
Viral Warga Mancing di Kubangan Jalan Bak Kolam Ikan
Sebuah video memperlihatkan aksi sekumpulan warga Kota Lhoksukon, Aceh Utara, memancing ikan di area ...


Berita Lainnya

Jumat, 18 Juni 2021 | 21:00
Ditawari Rp5 Ribu, Warga Belum Ada yang Kembalikan Ikan Mas di Tirta Gangga
Pihak pengelola wisata Taman Tirta Gangga menjanjikan kompensasi sebesar Rp5 ribu untuk setiap ekor ...
Selasa, 22 Juni 2021 | 19:05
Buaya Muara di Sungai Pantai Lebih Diduga Sengaja Dilepasliarkan
Warga dihebohkan dengan adanya Seekor buaya jenis Crocodylus porosus dengan panjang sekitar 2 meter ...
Kamis, 17 Juni 2021 | 15:25
Kolam Jebol, Pengelola Taman Tirta Gangga Sayangkan Sejumlah Warga Ambil Ikan Hias
Pihak pengelola Taman Tirta Gangga sayangkan aksi sejumlah warga yang mengambil ikan hias yang hanyu ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV