News

Cegah Varian Baru Covid-19, Bali Didorong Bentuk Satgas Karantina Khusus

Jumat, 02 April 2021 | 19:55 WITA
Cegah Varian Baru Covid-19, Bali Didorong Bentuk Satgas Karantina Khusus

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali didorong agar membentuk Satgas Karantina khusus untuk meningkatkan prosedur penanganan mobilitas Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke wilayah Indonesia melalui Bali.
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Letjen TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo melalui Rapat Koordinasi Penanganan COVID-19 bersama Pemerintah Provinsi Bali di Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Bali, Kamis (1/4). 
Doni berharap pembentukan Satgas Karantina tersebut nantinya melibatkan seluruh komponen dari lintas Kementerian/Lembaga dibantu unsur TNI/Polri, sehingga penyelenggaraannya dapat dilakukan secara terstruktur dan mandiri.
“Diharapkan Satgas Karantina ini bisa mandiri dan seluruh unsur baik itu Kementerian/Lembaga ini berada pada satu komando, sehingga seluruh kedatangan WNA dan WNI di Bali itu betul-betul melalui prosedur kekarantinaan kesehatan sesuai ketentuan,” kata Doni.
Menurut Doni, hal itu penting dilakukan karena selain guna mengendalikan angka kasus aktif di Tanah Air, hal itu sekaligus guna mencegah adanya penularan strain atau varian baru COVID-19 yang berpotensi terjadi dari lalu lintas manusia yang masuk ke wilayah Indonesia melalui Bali.
Terlebih momentum liburan panjang dan perayaan Hari Raya Idul Fitri dalam waktu dekat juga berpotensi memicu pergerakan masyarakat menjadi tinggi sekali dan harus diantisipasi agar tidak terjadi ledakan kasus COVID-19.
Apabila hal itu terjadi, maka harapan untuk membuka kembali denyut nadi perekonomian warga melalui sektor pariwisata dan budaya menjadi terkendala.
"Kalau ini tidak kita lakukan saya khawatir strain baru dari beberapa negara menulari masyarakat kita di sini, akibatnya nanti harapan kita untuk membuka pariwisata di Bali akan terkendala,” ungkap Doni.
Lebih lanjut, Doni juga berharap melalui kinerja Satgas Karantina tersebut, ke depannya dapat segera memulihkan geliat ekonomi masyarakat.
Sebagaimana diketahui, selama pandemi melanda Tanah Air, wilayah Bali menjadi salah satu yang mengalami tekanan ekonomi akibat lumpuhnya sektor pariwisata dan budaya yang menjadi ikon dan daya tarik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara sebagai penyumbang devisa terbesar.
"Karena Bali secara nasional itu mengalami tekanan ekonomi yang sangat tinggi sekali. Jadi bagaimana supaya Bali tetap bisa survive menghadapi COVID-19 tetapi juga kehidupan ekonomi masyarakat tetap berjalan. Walaupun mungkin belum optimal, tetapi jangan sampai terlalu tertekan. Jadi tidak terpapar COVID-19 dan tidak terkapar karena PHK,” jelas Doni.

BACA JUGA:

gin-bottom: 15px;">Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia terus memberi dukungan kepada Pemerintah Provinsi Bali mulai dari Presiden Joko Widodo maupun beberapa Kementerian/Lembaga lainnya termasuk Satgas Penanganan COVID-19. Adapun perhatian khusus itu dilakukan mengingat Bali juga menjadi ‘etalase’ Indonesia di mata dunia. 
Oleh sebab itu, apabila Bali dapat mengendalikan COVID-19 dengan baik, maka tingkat kepercayaan sekaligus wajah bangsa Indonesia juga akan semakin bagus lagi di mata internasional.
"Bali ini adalah pintu masuk dan juga menjadi etalase bangsa kita. Kalau Bali bisa mengendalikan COVID-19 dengan baik, maka pamor bangsa Indonesia di mata dunia internasional juga akan bagus sekali,” pungkas Doni.

Penulis : Rilis Pers

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Satgas Karantina Khusus Bali Varian Baru COVID-19 Wisatawan Mancanegara


Beritagianyar.com - Media Online Gianyar Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Gianyar, Bali, Nasional dan Dunia.



News Lainnya :

Selasa, 17 Mei 2022 | 22:50
5 Organ Utama yang Menjalankan Fungsi Sistem Ekskresi pada Manusia
Sistem ekskresi merupakan sebuah sistem yang bertugas mengolah dan membuang zat sisa metabolisme ser ...
Selasa, 17 Mei 2022 | 22:50
Dubes Republik Ceko dan Tiongkok Akui Arak Bali Enak
Cita rasa Minuman Arak Tradisional Lokal Bali yang disajikan Gubernur Bali, Wayan Koster kepada tamu ...
Selasa, 17 Mei 2022 | 22:40
5 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia
Biaya hidup merupakan sesuatu prioritas utama yang perlu diperhatikan oleh seseorang disaat ingin me ...
Selasa, 17 Mei 2022 | 22:25
9 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan, Bisa Bantu Bakar Lemak
Teh hijau dikenal sebagai salah satu minuman yang sangat menyehatkan. Memiliki kandungan berbagai nu ...
Selasa, 17 Mei 2022 | 22:15
Emas Pertama Atletik Datang dari Atlet Tolak Peluru Eki Febri
Atlet tolak peluru, Eki Febri Erawati berhasil menyabet emas pertama untuk Indonesia dari cabang ola ...


Berita Lainnya

Senin, 18 April 2022 | 17:05
Tuan Rumah GPDRR, Peran Strategis Indonesia di Wilayah "Ring of Fire"
GPDRR – Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) adalah forum multi-pemangku kepent ...
Kamis, 05 Mei 2022 | 22:55
Viral Wanita Beli Sate Babi di Bali Dapat Pelayanan Buruk
Viral seorang wanita hendak membeli sate babi di warung yang cukup terkenal di Bali karena rasa nikm ...
Kamis, 21 April 2022 | 20:40
Komisaris GSI Ngaku Jadi Korban, Tidak Digaji, Malah Rugi
Kasus investasi bodong PT Goldkoin Sevalon International (GSI) tidak hanya merugikan ribuan member t ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Denpasar Terkini

Lihat Semua

Berita Bali TV