News

Manekin Berkepala Dilarang di Toko Kota Ini

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 17:05 WITA
Manekin Berkepala Dilarang di Toko Kota Ini

beritabali.com/ist/suara.com/Manekin Berkepala Dilarang di Toko Kota Ini

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DUNIA.
Kano, negara bagian dengan penduduk mayoritas beragama Islam di Nigeria, menerapkan kebijakan lucu, yakni tidak membolehkan toko-toko memajang pakaian memakai manekin berkepala. Bahkan, Satuan kepolisian syariah di Kano sudah memerintahkan agar toko-toko menggunakan manekin tanpa kepala untuk memajang pakaian yang dijual.
"Islam tidak menyukai pemujaan terhadap berhala," kata Haruna Ibn-Sina komandan polisi Syariah yang dikenal sebagai hisbah, kepada BBC.
"Dengan kepala yang terlihat mirip dengan wujud manusia," tambahnya.
Ibn-Sina juga menginginkan agar manekin tanpa kepala itu selalu dalam posisi tertutup karena dianggap mempertontonkan "bentuk payudara, bentuk bokong, yang bertentangan dengan ajaran Syariah (hukum Islam)". Kano adalah satu dari 12 negara bagian di utara berpenduduk mayoritas Islam yang menerapkan hukum Islam. Sistem hukum yang hanya berlaku bagi kaum Muslim.
Tapi dalam kenyataannya, kaum non-Muslim berada di bawah tekanan aturan hisbah, termasuk aturan tentang manekin tanpa kepala. "Kami menerima banyak panggilan dan pesan dari mereka yang menyatakan tidak setuju dengan aturan ini," kata Moses Ajebo di kota Kano, dalam program radio terbesar kedua di Nigeria.
Para pedagang di Sabon Gari, wilayah bagian Kano yang didominasi umat Kristen, juga mengungkapkan ketidaksenangan mereka terhadap perintah hisbah. Pemilik toko, Chinedu Anya mengatakan pemajangan pakaian dengan manekin tak berkepala akan mengurangi daya tarik dari orang-orang yang berlalu-lalang, dan berdampak terhadap bisnisnya.
Rambut ala anak Punk dicukur
Ibn-Sina dan para petugasnya - yang jumlahnya ribuan, terdiri dari laki-laki dan perempuan - belum melakukan blusukan dari toko ke toko untuk mensosialisasikan aturan manekin tersebut. Namun demikian, hal itu bisa menambah daftar panjang tentang aturan hisbah yang berbenturan dengan sekularisme dan modernitas.
Akhir pekan lalu, Ibn-Sina mengkritik foto-foto acara pesta pranikah Zahrah Bayero, tunangan Yusuf, anak Presiden Muhammadu Buhari. Dia mengatakan, Zahrah Bayero telah gagal untuk memberikan contoh yang baik bagi Muslim lain, karena telah mempertontonkan bagian bahunya.
Dia juga mengkritik orang yang menyebarkan foto-foto tersebut dengan mengatakan ini merupakan bagian dari dosa. Penghujung tahun lalu, petugas yang bekerja untuk Ibn-Sina mencukur habis rambut anak-anak Punk di trotoar jalan kota Kano, dan dia juga menghukum mereka yang menggunakan celana terlalu pendek.
Halaman :

TAGS : Kano Ibn-Sina Manekin Pakaian Pakaian Terbuka Tokoh Muslim Moralitas Masyarakat Viral Media Sosial Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Bali Tour Company | Bali Day Tours Packages | Bali Tours Activities

Best online Bali Tour Company Service for your holiday in Bali Islands by offer special Bali Day Tours Packages, Bali Activities Tour with Professional Bali Tours. Contact us Today 082340081861



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV