News

Umpan Bebek untuk Buaya Liar di Sungai Pantai Lebih Utuh

Jumat, 25 Juni 2021 | 11:10 WITA
Umpan Bebek untuk Buaya Liar di Sungai Pantai Lebih Utuh

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, GIANYAR.
Posisi buaya yang berkeliaran di sekitar Loloan Tukad Sangsang perbatasan Pantai Siyut, Desa Tulikup dengan Pantai Lebih, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar semakin misterius. 
Sejumlah TRC yang siaga dari siang sampai sore tak sedetik pun melihat pergerakan buaya. Lain halnya dengan temuan pertama kali, buaya sekitar 2 meter ini asyik berjemur di atas kayu.  Hari kedua pascatemuan pun, buaya masih menampakkan diri namun berhasil menceburkan diri ke perairan yang cukup dalam. 
Kepala Bidang Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Gianyar I Gusti Ngurah Dibia Presasta mengatakan umpan bebek berbulu coklat yang dipakai memancing buaya masih utuh Kamis (24/6). 
"Umpan dipasang Selasa (22/6), tadi dicek masih utuh. Belum disentuh buaya," ujarnya.  Gusti Ngurah Dibya Presasta, menyatakan umpan yang dipakai bebek masih hidup. Kamis (24/6/2021) kemarin, umpan bebek itu diambil oleh petugas. Kemudian, petugas akan mengganti umpan baru. Tetap dengan bebek. 
"Nanti dicoba bebek putih jambul, karena sekarang Purnama (hari suci Purnama, red)," jelasnya.  Diberitakan sebelumnya, seekor buaya muara terlihat oleh pemancing pada Senin lalu (21/6). Pemancing itu sempat memotret buaya yang sedang berjemur. Demi keamanan, pemancing pergi, kemudian memberitahu nelayan dan warga setempat. 
Laporan itu diterima oleh BPBD Gianyar. Kemudian petugas berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam/BKSDA Gianyar. Pada Selasa lalu, buaya diburu dengan cara memasang perangkap.

Penulis : Kontributor Gianyar

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Kecamatan Gianyar BPBD Gianyar Buaya Muara Buaya BKSDA Gianyar BKSDA


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV