News

Desa Tenganan Pegringsingan dan Kisah Orang-Orang Paneges

Minggu, 25 Juli 2021 | 10:35 WITA
Desa Tenganan Pegringsingan dan Kisah Orang-Orang Paneges

beritabali.com/ist /karangasemkab.go.id/Desa Tenganan Pegringsingan dan Kisah Orang-Orang Paneges

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, KARANGASEM.
Penemuan Kuda Once Srawa dilaporkan kepada Raja Bedahulu. Sang Raja tentu saja sedih. Namun raja bijaksana itu tetap menghargai jasa orang-orang Paneges itu. Sebagai hadiah, mereka diberi kekuasaan atas tempat ditemukannya mayat kuada tersebut dengan luas sejauh bau busuk bangkai kuda itu bisa dicium.
Namun orang-orang Paneges cukup cerdik juga. Bangkai kuda itu dipotong-potong dan potongan itu dibawa berkeliling ke segenap penjuru, sehingga wilayah kekuasaan orang-orang Peneges menjadi lebih luas.
Di tempat-tempat diletakkannya potongan bangkai kuda itu pun didirikan tempat pemujaan dengan tanda atau simbol berupa batu. Di bagian utara Tenganan Pegringsingan terdapat candi yang menggambarkan kemaluan kuda berdiri tegak. Warga Desa Tenganan Pegringsingan menyebutnya sebagai "Kaki Dukun". 
Tak jauh dari "Kaki Dukun" terdapat bentuk monolit terbesar yang disebut dengan nama "Batu Taikik". Warga Tenganan menganggap ini sebagai bekas cercahan isi perut Kuda Once Srawa. Ada juga "Rambut Pule" yang merupakan onggokan batu-batu kali yang tersusun sedemikian rupa yang dpercaya sebagai bekas kepala kuda.
Di bukit sebelah barat, ada peninggalan yang diyakini sebagai bekas paha kuda dan disebut "Penimbalan". Terakhir, di bukit barat laut terdapat "Batu Jaran" yang diyakini sebagai tempat pertama kalinya Kuda Once Srawa ditemukan.
Halaman :

TAGS : Desa Tenganan Pegringsingan Dan Kisah Orang-Orang Paneges Karangasem


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV