Hukrim

Bunuh Kekasih yang Sedang Hamil, Mahasiswa Divonis 14 Tahun Penjara

Selasa, 04 Mei 2021 | 17:00 WITA
Bunuh Kekasih yang Sedang Hamil, Mahasiswa Divonis 14 Tahun Penjara

bbn/Antara

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NTB.
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat, menjatuhkan vonis hukuman 14 tahun penjara kepada Rio (22 tahun), terdakwa yang masih berstatus mahasiswa salah satu Fakultas di Unram. 
Hal ini karena terbukti bersalah telah membunuh dan menggantung kekasihnya,  Linda Novita Sari yang diketahui sedang hamil.
"Dengan ini menyatakan terdakwa Rio Prasetya Nanda Alias Rio terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja merampas nyawa orang lain sesuai dengan dakwaan alternatif keduanya, Pasal 338 KUHP," kata Hakim Ketua Hiras Sitanggang dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Mataram, Senin (3/5).
Pembuktian pasal pidana dalam vonis hukuman yang disampaikan Majelis Hakim, sesuai dengan tuntutan Jaksa sebelumnya, Pasal 338 KUHP dalam dakwaan alternatif kedua.
Perbedaannya hanya pada masa pidana. Karena terdakwa sebelumnya dituntut pidana penjara selama 15 tahun sesuai dengan ancaman maksimal pada Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.
Salah satu pertimbangan Hakim menjatuhkan vonis hukuman 14 tahun penjara, yakni melihat perbuatan terdakwa sebagai bentuk perlindungan diri ketika mendapat ancaman penyerangan dari korban yang menodongkan anak panah ke arahnya. 
Selain itu, terdakwa telah mengakui kesalahannya yang membunuh dengan cara mencekik korban. Hingga mengakibatkan tulang pangkal lidahnya patah dan kemudian mengamuflase korban seolah-olah tewas karena gantung diri.
Terdakwa usai mendengarkan vonis hukumannya dibacakan, meminta kesempatan kepada Majelis Hakim untuk membuat pernyataan dalam masa tujuh hari pasca-putusan dibacakan.
Begitu juga dengan tanggapan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Mataram yang diwakilkan Moch Taufik Ismail.
"Karena terdakwa masih 'pikir-pikir', jadi kita juga harus demikian. Kalau terdakwa banding, pastinya kita harus siap," kata Taufik.
Tragedi pembunuhan Linda Novita Sari itu terjadi di rumah yang dihuni terdakwa di Perumahan Royal Mataram. Jenazah korban kali pertamanya ditemukan dalam posisi tergantung di ventilasi bagian ruang tengah rumah terdakwa oleh saksi yang merupakan rekan korban dan juga terdakwa.
Setelah dilakukan penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian, terungkap bukti bahwa korban meninggal bukan akibat gantung diri melainkan dibunuh.
Aksi pembunuhannya terungkap dari klarifikasi pihak kepolisian kepada terdakwa, yang mengaku memainkan sebagai pemeran tunggal dalam kasus tersebut.

Penulis : Ni Luh Sulastri

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Mahasiswa Pembunuhan Hamil Vonis


Collina Kawi Restaurant

Adalah salah satu tempat yang berlokasi di Tampaksiring, Gianyar, Bali sangat nyaman untuk menikmati hijaunya alam dengan pilihan kudapan yang nikmat dengan harga lokal, waktu santai sangat tepat untuk dinikmati dengan pilihan makanan yang bervariasi. Kontak : 081337774488



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV