Hukrim

Bule Buka Kelas Orgasme di Ubud Lagi, Kali Ini Tarifnya 20 Euro

Jumat, 07 Mei 2021 | 15:40 WITA
Bule Buka Kelas Orgasme di Ubud Lagi, Kali Ini Tarifnya 20 Euro

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, GIANYAR.
Perbekel Sayan, I Made Andika sudah memastikan kebenaran informasi dugaan agenda "Tantric Full Body Orgasme" atau kelas orgasme di Ubud. Hasil penelusuran, agenda acara tersebut mengarah pada informasi bohong atau hoax. 
"Kelihan dusun kami sudah dimintai keterangan dari pihak kepolisian. Polres Gianyar dan Polsek Ubud," jelasnya. 
Kelihan dusun ditanya dalam kapasitas sebagai penanggung jawab kewilayahan Banjar. Kelihan dusun ditanya terkait akan ada even “Tantric full body Orgasm” di Karma House Penestanan Kelod. 
"Terkait hal itu, kelihan dusun kami sudah berkoordinasi langsung dengan owner Karma Housemate yaitu Mr Aren dan Mrs Elys. Semua itu tidak dibenarkan oleh pihak Karma House," jelas Andika. 
Sepengetahuannya, terduga pelaku yang mengunggah kegiatan tersebut sudah ditangkap oleh pihak Imigrasi Denpasar.
"Informasi yang kami dengar, pelaku yang mosting sudah ditangkap. Tapi kami tidak tahu siapa orang itu," jelasnya. 
Made Andika memperkirakan, postingan heboh ini bagian dari trik penjualan. "Mungkin saja, sebagai trik jualan," imbuhnya. 
Informasi dihimpun, acara itu ditawarkan melalui situs eventbrite.com dengan tagline 'Tantric Full Body Orgasm". Kelas orgasme ini menawarkan harga sebesar 20 euro dan bakal dilaksanakan pada 8 Mei 2021 dari pukul 10.00-18.00 WITA. 
Dalam penawaran yang ditulis melalui situs tersebut, kelas orgasme ini juga bakal dibuatkan video. Video yang dibuat akan digunakan untuk memasarkan acara tersebut di Eropa. 
Kapolsek Ubud AKP I Made Tama mengatakan polisi bersama Pemerintahan Desa Sayang, Kecamatan Ubud sudah mendatangi terduga lokasi di Karma House Tattoos, tepatnya di Jalan Penestanan Nomor 8 Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali, pada Kamis (6/5) siang. 
"Ya (ada informasi kelas orgasme, red). Tapi setelah kami cek pemilik Villa gak tahu masalah yang viral tersebut," jelasnya saat dikonfirmasi, Kamis (6/5) malam. 
Namun demikian, Polsek Ubud tetap melakukan penyelidikan. "Tetap kami lidik aja," jelas mantan Kapolsek Payangan ini. Pemilik Villa, kata Kapolsek merupakan Warga Negara Asing asal Kanada. Saat didatangi, pemilik ini mengaku tidak tahu menahu nama akomodasi wisatanya dicatut. 
"Pemilik menegaskan villa nya sedang tutup. Bahkan sudah tutup semenjak pandemi," terang AKP Tama. Termasuk pengecekan sekitar lokasi, kata Kapolsek tidak ada persiapan yang menonjol. "Tidak ada persiapan apa-apa disana," ujarnya. 
Sebelumnya sekitar bulan Maret 2021, even serupa juga sempat menghebohkan masyarakat. Seorang warga negara asing (WNA) berkebangsaan Australia bernama Andrew Barnes berencana menggelar bisnis kelas orgasme di Bali. Praktik tersebut rencananya dilaksanakan di Vila Suara Sidhi, yang berlokasi di Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.
Acara tersebut memasang tarif kepada peserta sebanyak USD 600 atau setara dengan sekitar Rp 8 juta. Namun akhirnya, kegiatan tersebut dibatalkan karena sudah menjadi sorotan publik

Penulis : Tim Liputan

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Kelas Orgasme Di Ubud Kelas Orgasme Ubud Kelas Orgasme Di Bali


Beritalombok.com - Media Online Lombok Dompu Bima Sumbawa Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Lombok, Dompu, Bima, Sumbawa Terkini.



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV