News

Bom Yang Targetkan Sekolah, Tewaskan 40 Orang

Senin, 10 Mei 2021 | 20:45 WITA
Bom Yang Targetkan Sekolah, Tewaskan 40 Orang

beritabali.com/ist/suara.com/Bom Yang Targetkan Sekolah, Tewaskan 40 Orang

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DUNIA.
Beberapa ledakan pada Sabtu lalu menargetkan sebuah sekolah di ibu kota Afghanistan, Kabul, menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai puluhan lainnya, yang sebagian besar pelajar, kata seorang pejabat senior kementerian dalam negeri.
Pejabat senior kementerian dalam negeri itu mengatakan kepada Reuters tanpa menyebut nama bahwa sebagian besar korban adalah siswa yang keluar dari sekolah Sayed ul Shuhada.
Juru bicara kementerian dalam negeri Afghanistan, Tariq Arian, menyebutkan korban tewas sedikitnya ada 25 orang, namun dia tidak menjelaskan penyebab atau target dari ledakan tersebut.
Sementara juru bicara kementerian kesehatan Afghanistan Ghulam Dastagir Nazari mengatakan sejauh ini 46 orang telah dibawa ke rumah sakit.
Kabul berada dalam status siaga tinggi sejak Washington bulan lalu mengumumkan rencana untuk menarik semua pasukan Amerika Serikat pada 11 September.
Para pejabat Afghanistan mengatakan Taliban telah meningkatkan serangan di seluruh negeri.
Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ledakan yang terjadi pada Sabtu itu.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid membantah keterlibatan kelompoknya dan mengutuk insiden tersebut.

BACA JUGA:

15px;">Ledakan itu terjadi di bagian barat Kabul di lingkungan Muslim Syiah yang telah sering diserang oleh militan ISIS selama bertahun-tahun.
Sekolah Sayed ul Shuhada adalah sekolah menengah bersama untuk anak perempuan dan laki-laki, yang belajar dalam tiga waktu bergilir di mana giliran kedua adalah untuk siswa perempuan, kata juru bicara Kementerian Pendidikan Afghanistan Najiba Arian kepada Reuters.
Korban luka dalam serangan ledakan itu sebagian besar adalah siswi, katanya.
"Serangan menghebohkan di daerah Dasht-i Barchi di Kabul, adalah tindakan terorisme yang tercela. Menargetkan terutama siswa di sekolah perempuan, menjadikan ini serangan terhadap masa depan Afghanistan," kata misi Uni Eropa di Afghanistan melalui Twitter.(sumber: suara.com)

TAGS : Bom Yang Targetkan Sekolah Tewaskan 40 Orang Bali Beritabali


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



News Lainnya :

Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:25
Disdik Tabanan Tunggu Kepastian Soal Kuota Internet
Adanya wacana bantuan kuota internet bagi siswa dan guru belum dapat dipastikan.  Kepala Din ...
Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:15
Anak Punk di Tabanan Bagikan Sembako untuk Solidaritas
Adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat membuat sejumlah pihak tergerak un ...
Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:00
Viral Video Warga Tolak SD Jadi Tempat Isolasi
Sebuah video penolakan terhadap pemakaian gedung sekolah SDN Gubeng Jaya 1 Surabaya untuk isolasi pa ...
Sabtu, 24 Juli 2021 | 08:40
Filipina Diguncang Gempa Magnitudo 6,7 Dini Hari
Filipina diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 Sabtu (24/7/2021) dini hari sekira pukul 03. ...
Sabtu, 24 Juli 2021 | 08:25
Takut Virus Corona, Keluarga Ini Tak Keluar Rumah 15 Bulan
Sebuah keluarga di Andhra Pradesh berada dalam kondisi mengenaskan setelah melakukan isolasi mandiri ...


Berita Lainnya

Selasa, 29 Juni 2021 | 12:15
Mbak You: Air Laut Akan Pindah ke Darat Sebelum Desember
Mbak you kembali bikin heboh dengan terawang masa depan Indonesia dari isu bencana. Namun Mbak You j ...
Jumat, 25 Juni 2021 | 09:50
Momen Ibu Nike Ardilla Bertemu Gadis Yang Mirip Anaknya
Seorang gadis bernama Siti Aisyah Mardhiya Amilia alias Amel belakangan viral lantaran dinilai mirip ...
Senin, 12 Juli 2021 | 15:40
Viral Wanita Haluskan Bahan Makanan Pakai Sepatu
Sebuah video beredar di media sosial menampilkan seorang wanita yang menghaluskan bahan makanan meng ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV