News

Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca, Pria Ini Sempat Kejang

Selasa, 11 Mei 2021 | 17:20 WITA
Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca, Pria Ini Sempat Kejang

beritabali.com/ist/suara.com/Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca, Pria Ini Sempat Kejang

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Sabbihis Fathun Vickih (32), menceritakan detik-detik sebelum adiknya, Trio Fauqi Virdaus meninggal dunia. Menurutnya, Trio sempat mengeluh sakit kepala hingga demam tinggi usai disuntik vaksin AstraZeneca
Vickih mengatakan, Trio mengikuti program vaksinasi dari PT. Pegadaian, tempat dia bekerja di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Rabu (5/5/2021) lalu. Menurutnya, sakit kepala sang Adik makin menjadi-jadi setelah sehari pasca menerima vaksin AstraZeneca. 
"Setelah pulang vaksin, almarhum mengeluh sakit kepala hebat dia bilang. Dia baru kali itu merasakan sakit kepala sampai tidak kuat. Kemudian, demam tinggi sama sekujur tubuh katanya linu. Puncaknya kamis pagi, sakit kepalanya makin hebat," ungkap Vickih saat dijumpai Suara.com, di kediamannya, Jalan Buaran III, RT. 03 RW. 15, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (11/5/2021).
Kejang hingga Pingsan
Lantaran mengalami sakit kepala yang hebat, Trio akhirnya dilarikan oleh keluarga ke salah satu Rumah Sakit Asta Nugraha, Duren Sawit. Bahkan, sebelum itu, Trio sempat kejang-kejang hingga akhirnya pingsan.
"Sampai akhirnya dia sempat dilarikan ke rumah sakit karena napasnya terengap-engap, terus saat kejadian dia habis teriak karena kepalanya sakit. Dia sempat mengalami shock, intinya seperti kejang dan akhirnya pingsan," sambung Vickih.
Vickih mengatakan, mendiang adiknya tidak sampai lima menit berada di rumah sakit tersebut. Tepat pukul 12.30 WIB, Trio mengembuskan napas terakhirnya.
"Di sana hanya lima menitan lah, tidak lama. Diperiksa, sempat disarankan oleh pihak mereka (RS Asta Nugraha) untuk pindah ke RS yang lebih besar. Tepat pukul 12.30 siang almarhum dinyatakan meninggal dunia. Tepat sehari setelah vaksin," beber dia.
Sehat Tanpa Riwayat Penyakit
Vickih menegaskan, mendiang adiknya dalam kondisi sehat dan bugar sebelum menerima suntikan vaksin AstraZeneca. Bahkan, disebutkan jika mendiang Trio sama sekali tidak mempunyai riwayat penyakit.
"Sehat wal alfiat, tidak ada riwayat penyakit," tegas Vickih.
Atas dasar itu, Vickih mempunyai keyakinan jika suntikan vaksin AstraZeneca yang menjadi penyebab kematian adiknya. Sebab, Trio meninggal sehari selang penyuntikan vaksin dan terlebih tidak mempunyai riwayat penyakit.
"Ya sampai sekarang belum. Ya diduga kuat karena vaksin. Karena memang tidak ada sakit. Kronologi hari rabu kan disuntik vaksin kamis meninggal. Logikanya sederhana saja, jangan dipersulit seperti gimana-gimana," pungkas Vickih.
Di lain pihak, Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi belum memiliki cukup bukti yang mengaitkan peristiwa meninggalnya seorang pemuda asal Buaran, Jakarta Timur, dengan vaksin yang dia terima.
"Komnas bersama Komda DKI sudah audit bersama pada Jumat (7/5), dan internal komnas kemarin sore menyimpulkan bahwa belum cukup bukti untuk mengaitkan KIPI ini dengan imunisasi. Oleh karena itu masih perlu dilakukan investigasi lebih lanjut,” kata Ketua Komnas KIPI Hindra Irawan Satari.
Kemenkes Ikut Berduka
Kementerian Kesehatan turut berduka atas meninggalnya almarhum dan mendorong hasil investigasi Komnas dan Komda KIPI bisa segera didapatkan.
Komnas KIPI adalah lembaga yang kredibel dan independen yang memiliki fungsi dalam mengawasi pelaksanaan vaksinasi khusus untuk kejadian ikutan pascaimunisasi.
Hingga saat ini, berdasarkan data Komnas KIPI belum pernah ada kejadian orang yang meninggal dunia akibat vaksinasi COVID-19 di Indonesia.
Atas hal itu, Komnas KIPI didesak segera mencari penyebab kematian Trio.
Didesak Usut Kematian Trio
Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mengatakan penyebab kematian Trio perlu dicari tahu lebih lanjut oleh Komnas KIPI. Apakah kemudian memang ada keterkaitan antara vaksin AstraZeneca dengan tewasnya Trio.
Mengingat, berdasarkan penuturan keluarga mendiang, Trio dalam kondisi sehat saat menerima vaksin.
"Mengapa saya mendorong cepat melakukan penyelidikan? Agar tidak berkembang luas dengan asumsi di masyarakat serta menimbulkan keresahan dengan segera mengetahui penyebab utama yang bersangkutan meninggal dunia," kata Rahmad kepada wartawan, Selasa (11/5/2021).

BACA JUGA:

bottom: 15px;">Rahmad melanjutkan, apabila memang kematian Trio tidak ada hubungannya dengan vaksinasi yang ia lakukan, Komnas KIPI harus menyampaikan temuannya tersebut ke publlik. Sehingga, vaksinasi dengan AstraZeneca tidak menjadi permasalahan untuk dilanjut.
Sebaliknya, hal yang sama juga harus dilakukan bila fakta menunjukan Trio meninggal akibat efek vaksin.
"Namun bila KIPI menyimpulkan karena faktor imunisasi maka KIPI harus merekomendasikan ke pemerintah untuk mengambil langkah, mau di bagaimanakan itu vaksin," kata Rahmad.
"Ini adalah tanggung jawab KIPI untuk memutuskan dan merekomendasikan ke pemerintah. Namun sekali lagi KIPI harus bergerak cepat biar dapat kesimpulan dan kesimpulan ini pasti ditunggu oleh masyarakat," pungkasnya.(sumber: suara.com)

Penulis : Media Network

Editor : Juniar


TAGS : Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca Pria Ini Sempat Kejang Bali Beritabali


Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



News Lainnya :

Jumat, 17 September 2021 | 21:35
Mahasiswa IPB Internasional Latih Warga Desa Petiga Buat Loloh
Pada 31 Desember 2019 muncul kasus serupa dengan Pneumonia di Wuhan, China. Kasus tersebut diakibatk ...
Jumat, 17 September 2021 | 21:05
NTB Diguncang 2 Kali Gempa: Lotim, Dompu, dan Bima
Wilayah Lombok Timur diguncang gempa bumi tektonik pada Jumat, 17 September 2021 pukul 16.54.32 WITA ...
Jumat, 17 September 2021 | 20:40
Bamsoet Sosialisasi 4 Pilar, Singgung Jabatan Presiden 3 Periode
Ketua MPR RI,H. Bambang Soesatyo menyebutkan empat pilar meliputi Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatu ...
Jumat, 17 September 2021 | 20:05
Selebgram Bugil di Denpasar Raup Rp1,5 Juta Sekali "Live"
Artis selebgram berinisial RR di sebuah apartemen di Jalan Taman Pancing Denpasar Selatan, pada Juma ...
Jumat, 17 September 2021 | 19:40
Pinjam Motor Alasan Jemput Istri, Malah Digadaikan Pelaku
Tersangka Harik Purwanto (33) meminjam sepeda motor temannya, Santo (37) dengan alasan untuk menjemp ...


Berita Lainnya

Rabu, 15 September 2021 | 13:45
Bola Api Turun dari Langit, Warga Teriak Histeris
Sebuah video yang memperlihatkan kemunculan sebuah benda yang memancarkan cahaya berwarna merah di t ...
Sabtu, 28 Agustus 2021 | 13:35
UFO Tidak Dipublikasikan Karena Umat Manusia Belum Siap
Mantan kepala keamanan luar angkasa Israel mengatakan, alien atau makhluk luar angkasa dan Benda Ter ...
Kamis, 16 September 2021 | 14:50
Viral Cewek Pelihara Ular Raksasa Bikin Merinding
Video cewek yang memelihara ular raksasa membuat warganet merinding. Bagaimana tidak, penampakan ula ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Bali TV