News

Dilaporkan ke Polda, Ngurah Harta Tak Gentar Tutup Ashram HK di Bali

Sabtu, 15 Mei 2021 | 09:20 WITA
Dilaporkan ke Polda, Ngurah Harta Tak Gentar Tutup Ashram HK di Bali

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
I Gusti Ngurah Harta menjadi salah satu yang dilaporkan Ketua Majelis Ketahanan Krama Bali Nusantara (MKKBN), I Ketut Nurasa, ke Polda Bali. 
Laporan itu berupa pengaduan masyarakat (dumas) dengan nomor registrasi dumas/302/V/2021/SPKT Polda Bali. Terhadap laporan tersebut, Ngurah Harta mengaku tetap menghargai proses hukum. 
"Itu kan baru dumas, dan Polisi pasti melakukan penyelidikan, kena ndak sesuai dengan yang dilaporkan," ujarnya ketika dijumpai di kediamannya, Jumat (14/5) di Denpasar. 
Dia menyadari laporan tersebut adalah simbul intimidasi terhadap gerakan penolakan aliran keyakinan Hare Krishna (HK) di Bali. Pinisepuh Perguruan Beladiri Sandhi Murti itu mengaku hal tersebut tak membuatnya gentar.
Berpedoman kepada semangat menjaga kebudayaan Bali, dia mengatakan penutupan ashram-ashram Hare Krishna akan tetap dilakukan bersama elemen masyarakat lainnya, di seluruh Bali.
"Kontennya yang kita tidak senangi Hare Krishna itu, dia selalu menjelek-jelekkan penganut Hindu Bali, tidak sesuai dengan Weda dan tradisi Bali salah. Konten itu yang tidak masuk dalam konsep saya berpikir," tuturnya. 
Sesuai dengan berita yang beredar, pelaporan Ngurah Harta oleh I Ketut Nurasa karena penutupan ashram dinilai arogan dan mengganggu ketenangan. Ketut Nurasa juga menyatakan kesiapannya untuk berdialog empat mata bersama Ngurah Harta. 
Selain Ngurah Harta, MKKBN juga melaporkan pimpinan Majelis Desa Adat Provinsi Bali dan PHDI Provinsi Bali ke Polda Bali.

Penulis : Kontributor Denpasar

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Ngurah Harta Hare Krishna MKKBN Hindu Bali


Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV