News

Soal Kerumunan di Tempat Wisata, Doni Monardo: Jika Membahayakan Lebih Baik Ditutup Saja

Sabtu, 15 Mei 2021 | 15:00 WITA
Soal Kerumunan di Tempat Wisata, Doni Monardo: Jika Membahayakan Lebih Baik Ditutup Saja

bbn/YouTube BNPB

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Ketua Satgas Covid-19 Nasional Doni Monardo menegaskan masing-masing pemerintah daerah agar jangan sampai membiarkan aktivitas publik di tempat wisata hingga mencapai 50% dari kapasitas. Hal ini guna mencegah kerumunan dan penularan covid-19 saat libur lebaran.
"Kami harapkan seluruh Satgas di seluruh daerah harus berani mengambil keputusan langkah-langkah penertiban. Apalagi jika membahayakan kepentingan keselamatan masyarakat lebih baik ditutup saja," tandasnya dalam webinar bertajuk "Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran" di YouTube BNPB, Sabtu (15/5/2021).
Ia juga mengharapkan pengelola-pengelola pariwisata bisa bekerja sama terkait kapasitas pengunjung sesuai protokol kesehatan Covid-19. Karena kalau kasus covid-19 meningkat, lanjutnya, otomatis semua akan mundur lagi.
Saat ini, ia mengapresiasi bahwa beberapa daerah jumlah kasus covid-19 menunjukkan pelandaian. Namun, bukti keberhasilan pengendalian covid-19 usai libur lebaran 2021 ini baru bisa terlihat pada 2 minggu pertama bulan Juni 2021 mendatang.
"Maka itu, saya harapkan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat bisa terlaksana di daerah dan dukungan masyarakat agar saling mengingatkan patuhi prokes," ujarnya.
Jika sampai dengan akhir Juni pengendalian Covid-19 masih landai hingga berlanjut pertengahan Agustus, maka nantinya akan menjadi kado bagi kemerdekaan bangsa Indonesia pada 17 Agustus 2021 mendatang.  

Penulis : I Komang Robby Patria

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Doni Monardo Tempat Wisata Covid-19 Libur Lebaran


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV