News

Anakan Kera Abu-abu Dijual di Pasar Satria, Langgar UU Satwa?

Senin, 27 September 2021 | 21:15 WITA
Anakan Kera Abu-abu Dijual di Pasar Satria, Langgar UU Satwa?

beritabali/ist/Anakan Kera Abu-abu Dijual di Pasar Satria, Langgar UU Satwa?

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Kera dengan jenis ekor panjang atau Kera abu-abu (Macaca fascicularis) anakannya banyak ditemukan dan diperdagangkan di Pasar Satria Denpasar. Apakah hal ini termasuk melanggar UU satwa?
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, R Agus Budi Santosa mengatakan spesies kera tersebut populasinya relatif melimpah. Hal ini karena termasuk mamalia sangat mudah bertahan hidup atau survive, mudah menyesuaikan diri di lingkungan manusia.
Selain itu, mereka makan apa pun yang dimakan manusia, produktif berkembang biak seperti manusia, tidak ada saingan dengan spesies jenis kera lain dan tidak ada hewan pemangsanya.
Bayi kera abu-abu ini mungkin lebih aman dan sejahtera dipelihara manusia daripada kekurangan pakan dan dibunuh sesama kera di alam liar. Selain itu sangat jarang ditemukan penyiksaan terhadap satwa kera jenis ini di Bali karena banyak yang percaya bahwa kera ini adalah titisan atau keturunan Dewa Hanoman yang patut dihormati.
"Satwa ini tidak dilindungi Undang-Undang dan cenderung jadi hama apabila populasinya tidak terkontrol," jelasnya.
Jika dilihat dari Undang-Undang KSDAR tidak bisa diterapkan untuk menghukum pelaku perdagangan satwa ini. Pelaku perdagangan satwa kera ini hanya bisa dikenakan pasal penyiksaan hewan sesuai pasal KUHP. 
"Itu pun kalo jelas-jelas terbukti disiksa dan delik penyiksaannya terpenuhi," katanya, Senin,(27/9). 
Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV