Hukrim

Oknum Polisi Aniaya Pemandu Lagu Grahadi

Rabu, 26 Mei 2021 | 21:10 WITA
Oknum Polisi Aniaya Pemandu Lagu Grahadi

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Oknum Polisi yang bertugas di Reskrim Polresta Denpasar berinisial Iptu E dilaporkan menganiaya seorang pemandu lagu, berinisial Maya (23), yang bekerja sebagai Ladies Company (LC) di tempat hiburan Grahadi Bali (GB) yang terletak di Jalan Bypass Ngurah Rai Kuta, Selasa 25 Mei 2021. 
Akibat penganiayaan itu sekujur tubuh Maya babak belur setelah dihajar dengan tendangan kaki dan tangan kosong. Diduga kuat, oknum Polisi itu dalam keadaan pengaruh minuman beralkohol. 
Peristiwa menghebohkan tersebut berlangsung di halaman dekat Restoran GB, pada Selasa 25 Mei 2021 sekitar pukul 20.00 WITA. 
Wanita berparas cantik itu sebelumnya dijemput menggunakan mobil oleh Iptu E, di kosan Maya dibilangan Denpasar, sekitar pukul 15.30 WITA. 
Diduga kuat antara Iptu E dan Maya sudah lama menjalin asmara. Setelah pemandu lagu itu masuk ke ruangan kerja untuk berganti pakaian seksi, Iptu E masuk ke room B3 yang sudah diboking sebelumnya. Tak lama, Maya pun menyusul masuk ke room B3 yang disinyalir merupakan room komplimen. Di room tersebut keduanya memesan minuman beralkohol dan mabuk bersama-sama sambil berkaraoke ria. 
"Info yang beredar oknum Polisi itu bersama 3 temannya di room dan mabuk-mabukkan," bisik sumber, Rabu 26 Mei 2021. 
Info lainnya, beberapa jam berkaraoke Iptu E minta pindah ke room 25 hingga larut malam. Setelah pindahan room, suasana tampak memanas. Itu terjadi setelah Maya mendadak keluar dari room dengan mimik terlihat sedih. Selidik punya selidiki, Maya keluar karena jengkel dengan Iptu E. 
Nah selesai berkaraoke, Iptu E pulang mengendarai mobil dan kembali bertemu dengan Maya tak jauh dari restoran GB. Perwira Polisi yang diduga lagi teler berat ini langsung menampar Maya dan mendorongnya hingga terjatuh. 
Sumber kembali mengatakan, usai menganiaya Maya, Iptu E kembali ke mobilnya dan hendak pergi. 
Mungkin karena kesal dan malu dipukul didepan teman-temannya, Maya mengamuk. Dia melempar handphone miliknya ke arah mobil, sehingga Iptu E pitam dan kembali keluar dari mobil. Kemudian, Iptu E kembali menganiaya Maya dengan cara menampar, dan menendang tubuhnya. 
"Korban kembali dianiaya dekat restoran dan jadi tontotan para LC dan tamu," beber sumber. 
Melihat kejadian tersebut, security GB langsung melerai dan Iptu E pergi dengan sendirinya. Sementara kabar yang beredar kasus penganiayaan ini sudah masuk ke meja Propam Polda Bali. Bahkan kejadian tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan, dimana antara korban dan pelaku berdamai. 
Menanggapi kejadian tersebut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi membenarkannya. Ia juga mengatakan kasus tersebut sudah didamaikan. Meski begitu, oknum Polisi Iptu E tetap menjalani proses pemeriksaan di Propam Poda Bali. 
"Ya sudah berdamai, tapi terhadap anggota ini terus diperiksa," beber Kombespol Syamsi, Rabu 26 Mei 2021. 

BACA JUGA:

style="margin-bottom: 15px;">Dijelaskannya, Polda Bali sebelumnya telah melakukan pengawasan terhadap anggota Polri agar tidak berkunjung ke tempat hiburan malam. Sejatinya, personel Polri dilarang beraktivitas di tempat-tempat hiburan malam, kecuali anggota yang dimaksud sedang melaksanakan tugas yang dilengkapi surat perintah dari pimpinannya. 
“Kalau mereka bertugas dapat surat perintah, boleh dia berada di situ (tempat hiburan malam). Tapi karena untuk melaksanakan tugas. Di luar itu, tidak boleh. Jika nantinya hasil pemeriksaan dilakukan Paminal Polda Bali dan tidak ditemukan surat tugas, maka diberikan sanksi tegas sesuai aturan tentang personel Polri atau kode etik,” tegas perwira melati tiga di pundak itu. 

Penulis : Surya Kelana

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Oknum Polisi Grahadi Bali Penganiayaan Pemandu Lagu


Beritabadung.id - Media Online Badung Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Badung, Bali, Nasional dan Dunia.



News Lainnya :

Senin, 16 Mei 2022 | 23:30
Wadu Pa'a, Situs Peninggalan Agama Budha di Bima
Situs Wadu Pa'a, atau Batu Pahat merupakan salah satu situs candi tebing yang berada di Desa Kan ...
Senin, 16 Mei 2022 | 23:20
Perpadi Kemungkinan Kembali Suplai Beras ASN di Tabanan
Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (PERPADI) Kabupaten Tabanan Kemungkinan be ...
Senin, 16 Mei 2022 | 23:10
Ketua DPRD Tabanan Harapkan Peran Generasi Milenial
Anak muda atau generasi milenial sangat diperlukan untuk menjadi jembatan sehingga sebuah kebudayaan ...
Senin, 16 Mei 2022 | 22:10
150 Botol Arak Bali Diamankan di Bima, Dikirim Via Bus Malam
Sedikitnya 150 Botol Miras jenis Arak Bali, berhasil disita Tim Cobra Bravo Polres Bima Kota Polda N ...
Senin, 16 Mei 2022 | 22:00
TNI-Polri Berjaga Amankan Perayaan Waisak di Lombok
Umat Budha di Desa Mareje, Lombok Barat  melaksanakan ibadah Waisak dengan khidmat, tanpa ada g ...


Berita Lainnya

Senin, 18 April 2022 | 17:05
Tuan Rumah GPDRR, Peran Strategis Indonesia di Wilayah "Ring of Fire"
GPDRR – Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) adalah forum multi-pemangku kepent ...
Kamis, 05 Mei 2022 | 22:55
Viral Wanita Beli Sate Babi di Bali Dapat Pelayanan Buruk
Viral seorang wanita hendak membeli sate babi di warung yang cukup terkenal di Bali karena rasa nikm ...
Kamis, 21 April 2022 | 20:40
Komisaris GSI Ngaku Jadi Korban, Tidak Digaji, Malah Rugi
Kasus investasi bodong PT Goldkoin Sevalon International (GSI) tidak hanya merugikan ribuan member t ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Denpasar Terkini

Lihat Semua

Berita Bali TV