Hukrim

Selain Dipecat, Oknum Polisi Peras dan Ancam Gadis MiChat Dipenjara 2,5 Tahun

Senin, 14 Juni 2021 | 17:05 WITA
Selain Dipecat, Oknum Polisi Peras dan Ancam Gadis MiChat Dipenjara 2,5 Tahun

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Ryanzo Christian Ellyssy Napitupulu alias Joe, oknum polisi pangkat Briptu, selain dicopot dari kesatuannya di Polda Bali, juga harus menerima ganjarannya dengan meringkuk di Lapas Kelas IIA Kerobokan selama 2,5 tahun. 
Hakim di Pengadilan Negeri Denpasar mengurangi 6 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum terkait kasus dugaan pencabulan dengan ancaman dan pemerasan.
Hakim Dewa Budhi Watsara,SH.MH.,yang mempin perkara ini dalam sidang online, menilai perbuatan terdakwa bersalah melawan hukum melakukan tindak pidana mengancam dengan upaya kekerasan. 
"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 368 KUHP. Oleh karenanya, menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 2 tahun 6 bulan," putus hakim di PN Denpasar secara virtual.
Jaksa Bagus Putra,SH.,menyatakan menerima putusan hakim. Sementara terdakwa yang harus kehilangan martabatnya sebagai anggota Polri hanya bisa menyesali menerima putusan hakim. 
Hukuman yang harus ditanggungnya ini akibat dirinya yang menghubungi gadis yang berprofesi sebagai prostitusi online lewat aplikasi Michat. Setelah sepakat dengan harga yang ditawarkan. Gadis yang melayani seks langsung menunjukkan alamat di lokasi wilayah Gelogor Carik Denpasar Selatan. 
Dalam persidangan, korban berinisial Mi mengatakan bahwa setelah mendapatkan pesanan sebelumnya, dirinya dipesan oleh terdakwa. Namun saat itu, terdakwa datang langsung menggertak dengan mengatakan sebagai anggota yang bertugas di Polda Bali. 
Saat itu terdakwa mengambil Iphone korban dan minta tebusan Rp.1,5 juta. "Jika tidak mau, maka akan dibawa ke kantor Polda Bali. Selain HP, kata korban, juga diambil uangnya yang ada di dompet sebanyak Rp 300 ribu oleh terdakwa," sebut jaksa.
Tidak hanya itu, korban juga diminta untuk melayani hubungan seks dengan terdakwa. Namun hal itu tidak dapat dibuktikan dalam persidangan, lantaran tidak kuat alat bukti.
"Saat itu dia (terdakwa) mengaku bersama timnya di luar (di luar kamar-red), sehingga saya takut," aku korban tertulis di dakwaan.
Karena takut, dia memberikan uang, ponsel dan juga melayani berhubungan badan. Saat itu terdakwa tidaklah sendiri, tetapi bersama seorang warga sipil bernama Selamet Halim, dihukum 2 tahun (berkas putusan terpisah).

Penulis : Made Ari Wirasdipta

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS : Pencabulan Oknum Polisi MiChat Prostitusi


Bali Tour Company | Bali Day Tours Packages | Bali Tours Activities

Best online Bali Tour Company Service for your holiday in Bali Islands by offer special Bali Day Tours Packages, Bali Activities Tour with Professional Bali Tours. Contact us Today 082340081861



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV