News

Atma Wedana Massal Saat Pandemi Diminati Umat, Bagaimana Prokesnya?

Sabtu, 19 Juni 2021 | 20:10 WITA
Atma Wedana Massal Saat Pandemi Diminati Umat, Bagaimana Prokesnya?

beritabali/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Upacara Atma Wedana massal saat pandemi diminati umat Hindu di Denpasar. Hal itu nampak dalam upacara yang digelar Yayasan Tridatu, yang berakhir pada Sabtu (19/6) di Jalan Nusa Kambangan, Denpasar Barat. 
Kegiatan yang diikuti puluhan peserta itu dikonsep dengan penerapan protokol kesehatan yang disiplin. Para peserta itu bersyukur kegiatan keagamaan ini bisa digelar saat krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19. 
Selain ekonomis, pembatasan peserta juga diasumsikan aman dari penularan Covid-19. Pujiastini, salah satu peserta Atma Wedana massal mengatakan kegiatan ini sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kewajiban sebagai umat beragama. Jika digelar secara mandiri, menurutnya, biaya yang diperlukan lebih besar daripada digelar secara massal. 
"Saya sangat bersyukur dengan ini, bisa lebih hemat, dan bisa menuntaskan kewajiban kepada leluhur," terang warga yang tinggal di Jalan Teuku Umar ini. 
Ketua Panitia, Jero Mangku I Wayan Cika menerangkan, penerapan protokol kesehatan menjadi pedoman dari kegiatan ini. Kata dia, pada saat pendaftaran dan rapat-rapat, para peserta sepakat jika akan mengikuti protokol kesehatan, agar upacara ini sukses. 
Gambaran penerapan protokol kesehatan, yakni peserta yang masuk harus dicek suhu, dan boleh masuk jika suhu badan normal. Peserta yang terlibat dalam upacara dibatasi, dan wajib mengenakan masker atau pelindung wajah. 
Nyoman Kenak, selaku pendiri Yayasan Tridatu mengatakan, teknis pelaksanaan upacara ini telah dipersiapkan secara matang di awal. Panitia, peserta, penari dan penabuh, termasuk sulinggih diimbau menaati protokol kesehatan.
"Kami penyelenggara sejak awal mengimbau bahwa peserta harus ikuti prokes. Karena sukses tidaknya kegiatan ini bergantung peserta. Syukurlah, hingga hari terakhir, kegiatan berjalan lancar," tuturnya. 
Dia menyebut kegiatan ini disambut antusias oleh warga. Bahkan, ada beberapa warga yang hendak mendaftar ditolak karena kuota penuh. Maka panitia berencana menggelar upacara berikutnya. 

Penulis : Kontributor Denpasar

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS :


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV