Hukrim

Nasabah Gugat BNI Rp500 Juta untuk Keadilan

Selasa, 27 Juli 2021 | 17:05 WITA
Nasabah Gugat BNI Rp500 Juta untuk Keadilan

beritabali/ist/Penggugat (tengah) korban skimming Agus Wandira didampingi Kuasa Hukum.

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Kasus korban skimming yang dialami pria asal Binjai, Medan bernama Agus Wandira yang kemudian menggugat Bank Negara Indonesia (BNI) dengan tuntutan senilai Rp500 juta sebagai kompensasi kerugian uang nasabah yang hilang akan diputus Majelis Hakim pada Rabu (28/7/2021) besok.
Pihak BNI dinilai tidak memberikan layanan perbankan dengan melindungi uang nasabah saat terjadi kasus ATM tertelan. Pihak Kuasa Hukum korban dari Toya Law Firm, I Gusti Putu Putra Yudhi Sanjaya mengatakan sampai saat ini pihak BNI belum ada inisiatif baik untuk mengembalikan dana nasabah yang hilang sebagai pertanggung jawaban. Bahkan, ia mengungkap kasus serupa dialami beberapa nasabah BNI lainnya. 
"Kejadiannya saat ATM korban ditelan ATM, ia nelpon call centre dan komplain kepada pihak bank, tapi BNI tidak melakukan pemblokiran sehingga uang klien terus ditarik tanpa sepengetahuannya hingga hilang Rp76 juta lebih," ungkap Yudhi, Selasa (27/7/2021).
Dalam persidangan diungkapkannya, dua saksi dihadirkan untuk menghadirkan fakta saat kejadian yakni Tesaloniko Tiwow dan Anastasia Shinta Tiwow asal Manado. Kedua saksi menjelaskan sesuai isi gugatan, dimana intinya korban sempat menelpon call centre BNI 150046 tetapi tidak ada jawaban. Selain itu, komplin dari korban tidak ditanggapi dan pemblokiran rekening korban yang diminta tidak dilaksanakan. 
"Bahkan tergugat tidak pernah membuka isi CCTV yang terjadi ketika Penggugat mengalami kejahatan cyber," kata Yudhi. 
Ia mengharapkan pada putusan hakim besok, Rabu (28/7/2021) agar mengabulkan tuntutan penggugat agar kejadian serupa ditangani dengan lebih baik oleh pihak BNI. "Ke depan BNI semakin bagus beri layanan perbankan, pasalnya banyak nasabah lainnya juga mengalami hal serupa," kata dia.
Sebelumnya, perkara ini berawal saat Agus menarik uang bersama tunangannya di ATM BNI di Jalan Kunti, Seminyak, Kuta tepat di depan La Belle Villa pada Minggu (20/10) lalu. Saat itu Agus menarik uang Rp500 ribu dari total uang di rekeningnya sejumlah Rp76.082.526. 
Setelah uang dan tanda bukti transaksi keluar, kartu ATM tersangkut di mesin dan tidak bisa keluar. “Karena kartu ATM tidak bisa keluar, Agus langsung menelpon call centre BNI di nomor 1500046. Namun beberapa kali dihubungi tidak ada jawaban dari call centre BNI,” lanjut Yudhi.
Halaman :

TAGS :


The Best Cargo Company in Bali - ADHI DARMA CARGO

ADHI DARMA CARGO is an International Freight Forwarder  that established in 1995. Adhi Darma Cargo specialized in International Air Freight and Sea Freight Forwarder and Logistics Transportation Solutions with it’s office and warehouse located  in Ubud - Bali, Indonesia. Contact us Today : 082339597441



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV