Hukrim

Kemenkumham Bali Akui Ada Napi Lapas Kerobokan Kendalikan Narkoba

Senin, 28 Juni 2021 | 19:30 WITA
Kemenkumham Bali Akui Ada Napi Lapas Kerobokan Kendalikan Narkoba

beritabali/ist/Kemenkumham Bali akui ada napi Lapas Kerobokan kendalikan narkoba.

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Saat ini jumlah napi yang ditahan di Lapas Kelas IIA Kerobokan Denpasar, sudah membludak. Bahkan, napi yang terbanyak adalah napi kasus narkoba sebanyak 70 persen. 
Pihak Lapas tidak menampik masih adanya jaringan narkoba yang dikendalikan napi dari Lapas Kerobokan. 
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk di sela-sela pemusnahanan barang bukti narkoba di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali di Jalan Kamboja Denpasar, Senin 28 Juni 2021. 
Jamaruli Manihuruk menyebutkan bahwa dari total narapidana yang ada di Lapas Kelas IIA Kerobokan terdapat 70 persen napi terlibat kasus narkoba. Ia juga tidak menampik para napi tersebut yang mengendalikan jaringan narkoba dari dalam lapas. 
"Kalau ada masyarakat yang bilang jaringan narkoba masih ada di lapas, ya memang ada, karena pengedarnya ada di dalam, dan itu tidak kita sangkal. 70 persen napi warga binaan kasus narkoba ada di dalam lapas," ujarnya. 
Ditanya ada berapa jumlah napi yang terlibat dalam pengendalian narkoba di lapas, Jamaruli mengakui ada sekian persen. Tapi sekarang ini katanya sangat jarang terjadi lagi. 
"Kalau seluruh lapas di Bali pasti ada. Tapi kalau di Kerobokan, ada sih gak banyak sekian persen dari jumlah napi warga binaan. Sekarang ini sangat jarang kalau ada pun yang tertangkap kembali. Paling 1 atau 2 orang. Jadi tidak signifikan lagi," ungkapnya. 
Diterangkan Jamaruli, sejalan perang terhadap narkoba pihaknya akan tetap berkomitmen memberantas narkoba di dalam Lapas. Yakni dengan melakukan operasi gabungan mengikutsertakan aparat penegak hukum. 
Tidak hanya operasi gabungan di dalam lapas, pihaknya juga melakukan pengawasan ketat terhadap masuknya barang-barang yang dibawa pengunjung ke dalam lapas. 
"Jadi, memang kami selama ini sudah melakukan upaya ekstra memperketat pemeriksaan barang yang masuk dan memeriksa pengunjung yang masuk, melalui penjagaan masuk satu pintu," tegasnya. 
Diungkapkannya, dengan banyaknya bandar dan pengedar narkoba yang dimasukkan ke Lapas, diduga kuat peredaran narkoba masih mungkin ada. 
Sehingga pihaknya melakukan pembatasan akses dan ruang gerak para napi. Termasuk pengecekan alat komunikasi handphone yang diselundupkan masuk ke lapas. Ditegaskannya, alat komunikasi handphone memang tidak boleh masuk ke dalam lapas. 
>"Kalau ada handphone masuk pasti ketangkep. Kami tidak mau ada handphone masuk, di depan pintu lapas. Saya tegaskan sekali lagi pintu hanya satu dan kami sudah tegas sekarang ini," ujarnya. 
Jamaruli kembali menegaskan, selama ini pihaknya gencar melaksanakan operasi rutin gabungan untuk mencari barang-barang yang digunakan untuk berkomunikasi seperti handphone, senjata tajam dan barang terlarang lainnya. Diharapkan dengan rutinitas operasi ini bisa mengurangi akses para pengendali narkoba di lapas. 
"Sekarang ini pengendalian dari lapas menjadi sulit dan seharusnya tidak bisa lagi dengan penjagaan yang kami lakukan. Tapi mereka pasti mencari cara lain, dan sekali lagi, kami akan basmi itu," tegasnya. 

Penulis : Surya Kelana

Editor : I Komang Robby Patria


TAGS :


Bali Tour Company | Bali Day Tours Packages | Bali Tours Activities

Best online Bali Tour Company Service for your holiday in Bali Islands by offer special Bali Day Tours Packages, Bali Activities Tour with Professional Bali Tours. Contact us Today 082340081861



News Lainnya :

Kamis, 02 Desember 2021 | 23:25
Anak Beri Kejutan Ayah Setelah 10 Tahun Tidak Pulang
Seorang anak memberi kejutan untuk ayahnya telah viral di media sosial. Pasalnya, anak itu memberi k ...
Kamis, 02 Desember 2021 | 23:15
Kasus Sembuh dan Positif Covid-19 Sama-Sama Tambah 7 Orang
Kasus sembuh dan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar mengalami penambahan yang sama pada Kamis ( ...
Kamis, 02 Desember 2021 | 23:00
Tim Yustisi Denpasar Jaring 11 Orang Pelanggar Prokes
Tim Yustisi Kota Denpasar kembali melaksanakan giat pemantauan dan penertiban penerapan disiplin ser ...
Kamis, 02 Desember 2021 | 23:00
Kasus Pembunuhan oleh "Debt Collector" Mata elang Mulai Sidang
Peristiwa berdarah yang sempat viral saat awal Bali menerapkan PPKM, memasuki babak baru di Pengadil ...
Kamis, 02 Desember 2021 | 23:00
Komunitas Moge Salurkan Paket Sembako di Karangasem
Bantuan bagi masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 terus berdatangan, kali ini bersinergi dengan ang ...


Berita Lainnya

Jumat, 05 November 2021 | 10:00
Viral Cewek Menangis Didatangi Kurir Paket
Seorang cewek yang menangis-nangis karena didatangi kurir paket menjadi viral. Ternyata, kurir itu m ...
Jumat, 12 November 2021 | 15:50
Jalan Dipagari Tetangga, Wanita Ini Tantang Pakai Sertifikat Tanah
Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang wanita menghadapi tiga tetangga yang memagari jalan di ...
Sabtu, 06 November 2021 | 13:55
Gala Sky Anak Vanessa Angel Sudah Bisa Tertawa Lagi
Kabar menggembirakan datang dari Gala Sky Ardiansyah putra semata wayang Vanessa Angel dan Febri Ard ...

Trending News

Trending Terhangat

Berita Badung Terkini

Lihat Semua

Berita Bali TV