News

Seorang Penerjemah Bahasa Isyarat Viral

Rabu, 30 Juni 2021 | 10:35 WITA
Seorang Penerjemah Bahasa Isyarat Viral

beritabali.com/ist/suara.com/Seorang Penerjemah Bahasa Isyarat Viral

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DUNIA.
Seorang penerjemah bahasa isyarat Australia (Auslan) yang membantu polisi dalam jumpa pers harus menjelaskan tentang "dua pria telanjang dikejutkan oleh rusa yang marah".
Aksinya ketika menerjemahkan peristiwa itu membuat penonton kagum karena ia menjelaskan dengan cepat, profesional dan tentu saja karena berhasil menahan tawa.
Menyadur Daily Mail Rabu (30/06) polisi Australia sedang memberikan keterangan tentang pria telanjang yang melanggar aturan kuncian Covid-19 untuk berjemur.
Komisaris Polisi New South Wales Matt Plum mengecam tindakan pria telanjang dan berbicara cukup cepat, sehingga penerjemah harus berpikir cepat untuk menjelaskan tindakan tersebut.
"Luar biasa kami melihat dua pria berjemur telanjang di pantai di pantai selatan yang dikejutkan oleh seekor rusa, berlari ke taman nasional dan tersesat.
"Mereka tidak hanya membutuhkan bantuan dari polisi untuk menyelamatkan diri, mereka juga menerima tiket denda seharga AU$1.000 (£547)."
Video itu ditonton lebih dari 150.000 kali setelah menjadi viral di Twitter pada Senin dan warganet memuji pakar Auslan karena tetap tenang selama cerita menggelikan itu.
"Kemampuan untuk menjaga ketenangan saat menerjemahkan cerita itu 10/10."
"Angkat topi untuk semua penerjemah Auslan. Mereka semua sangat baik, tetapi sejauh ini ini adalah favorit saya."
"Tak ada yang tidak lucu tidak peduli berapa kali saya menontonnya," tweet seseorang.
"Sangat profesional. Bagaimana dia tidak cekikikan?"(sumber: suara.com)  

Penulis : Media Network

Editor : Juniar


TAGS : Seorang Penerjemah Bahasa Isyarat Viral Bali Beritabali


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV