News

Kadisos Bali Tegaskan Dana Bansos KPM Tidak Masuk Kas Daerah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:55 WITA
Kadisos Bali Tegaskan Dana Bansos KPM Tidak Masuk Kas Daerah

beritabali/ist/Kadisos P3A Bali Dewa Gede Mahendra Putra.

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pemprov Bali melalui Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadinsos P3A) Dewa Gede Mahendra Putra kembali meluruskan opini yang berkembang di masyarakat terkait dana bansos Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk masyarakat di Bali periode Juli-September 2021 yang disebut belum cair senilai Rp450 miliar. 
Informasi yang dirilis sejumlah media memunculkan opini di masyarakat bahwa dana itu ditabung atau diendapkan di kas daerah. Secara tegas, Kadinsos P3A Bali Dewa Mahendra menyampaikan bahwa tak sepeser pun dana bansos itu masuk ke kas daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, karena langsung ditransfer ke rekening KPM. 
Hal lain yang diluruskannya adalah besaran dana bansos KPM belum terealisasi yang disebut mencapai Rp.450 miliar, padahal sesungguhnya hanya sebesar Rp.6,6 miliar. Hal itu ditegaskannya dalam jumpa pers dengan sejumlah awak media usai penyerahan bantuan beras sumbangan manajamen GWK di Halaman Gedung Jayasabha, Kamis (21/10/2021).
Mengawali keterangan persnya, Dewa Mahendra menyampaikan bahwa dalam penyaluran dana bansos KPM, Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota sifatnya hanya melaksanakan fungsi koordinasi dan fasilitasi dalam proses pencairan bansos tersebut. 
Dewa Mahendra menjelaskan, alur penyetoran data penerima bansos dimulai dari data keluarga kurang mampu yang diusulkan dari desa/kelurahan untuk diinput di desa masing-masing lanjut ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui aplikasi SIKS-NG.  
Data usulan akan direkapitulasi oleh Operator SIKS-NG yang ada di kabupaten/kota. "Hasil rekapitulasi akan ditandatangani oleh kepala daerah dan diusulkan dimasukkan ke DTKS pusat," bebernya. 
Selanjutnya dana bansos dari Kementerian Sosial disalurkan oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), seperti BTN, BNI, BRI dan lainnya. Selanjutnya, dana bansos ini ditransfer ke rekening tabungan masyarakat penerima bansos.
Mantan Kepala Biro Humas dan Protokol ini menambahkan, pihaknya telah menginventarisir sejumlah permasalahan yang mengakibatkan masih adanya dana bansos yang belum cair. Persoalan itu antara lain, terblokirnya rekening karena ada penerima bantuan tidak menarik bantuan sampai batas waktu yang ditetapkan, sehingga sistem otomatis akan memblokir rekening penerima  (dianggap tidak membutuhkan). 
Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV