News

Terkena Awan Panas Semeru, 6 Warga Kritis di RS

Senin, 06 Desember 2021 | 13:25 WITA
Terkena Awan Panas Semeru, 6 Warga Kritis di RS

beritabali.com/ist/suara.com/Terkena Awan Panas Semeru, 6 Warga Kritis di RS

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Sebanyak 16 korban luka bakar akibat guguran awan panas Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasuruan.
"Bahkan, ada korban yang alami luka bakar sampai 80 persen. Karena itu, ini sedang kami perhatikan secara khusus untuk korban-korban ini yang terbakar," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.
Menurut Muhadjir, korban luka bakar 80 persen yang diklasifikasikan sebagai pasien kritis di RSUD Pasirian berjumlah enam orang.
Dia mengatakan pemerintah sedang fokus menyelamatkan korban letusan Gunung Semeru. "Sesuai arahan Bapak Presiden, setiap ada bencana seperti ini yang diprioritaskan adalah keselamatan korban, terutama mereka yang cedera, yang kesakitan itu harus betul-betul mendapatkan perawatan maksimal," katanya.
Muhadjir mengatakan korban cedera akibat letusan Gunung Semeru di RSUD Pasirian tidak hanya yang mengalami luka bakar parah, ada pula korban cedera yang tertimpa reruntuhan bangunan.
Menko PMK telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mengirimkan bantuan peralatan bagi kebutuhan korban.
"Kondisi luka bakar separah itu, korban tidak bisa dibawa ke RS yang representatif dan lokasinya cukup jauh," katanya.
Halaman :

TAGS : Gunung Semeru Awan Panas Luka Bakar Kemenkes Logistik Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Pengembang Desain Web, SEO, Branding, Digital Marketing Bali

Kami pengembang web di Bali, desain web, layanan SEO, agensi digital marketing, branding media sosial, pengembang aplikasi berbasis web dan mobile yang akan membantu menciptakan nilai dari bisnis Anda.



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV