News

Kemenkes: Varian Mu Belum Terdeteksi di Indonesia

Senin, 06 September 2021 | 23:25 WITA
Kemenkes: Varian Mu Belum Terdeteksi di Indonesia

bbn/ilustrasi/Kemenkes Sebut Varian Mu Belum Terdeteksi di Indonesia

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Kementerian Kesehatan menyatakan Varian Mu belum terdeteksi di kawasan ASEAN, termasuk juga di Indonesia. Hal ini melihat dari hasil deteksi varian virus Corona, Whole Genome Sequencing (WGS) yang terus diteliti Indonesia.
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono menjelaskan, Varian Mu pertama kali terdeteksi di Kolombia. Diketahui dari analisis laboratorium, Varian Mu memengaruhi efektivitas vaksin COVID-19 lain dan penyebarannya tidak sehebat Varian Delta.
"Salah satu mutasi selain Varian Delta, (muncul) yang baru sekarang sudah ada Varian Mu. Varian ini terjadi (terdeteksi) di Kolombia," jelas Dante saat Konferensi Pers PPKM pada Senin, 6 September 2021 dikutip dari Liputan6.com.
"Berdasarkan concern pada minggu ini dilihat secara laboratorium, varian tersebut mempunyai resistansi terhadap kondisi vaksin. Tetapi penyebarannya tidak sehebat penularan dari Varian Delta."
Varian Mu masuk menjadi kategori Variant of Interest (VoI) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Artinya, varian ini diamati oleh WHO, bagaimana penyebaran dan penularannya.
Terakhir kali, sesuai data yang dihimpun Kemenkes, Varian Mu terdeteksi di Asia Timur pada Juli 2021, yakni Korea Selatan (4 Juli) dan Jepang (5 Juli). Varian ini pun belum ditemukan di negara-negara Asia Tenggara sampai saat ini.
Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita?

Ingin produk atau jasa Anda muncul di setiap akhir berita? Hubungi DIVISI BISNIS Beritabali.com



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV