News

1.400 Lumba-Lumba Dibantai di Kepulauan Faroe Dalam Sehari

Jumat, 17 September 2021 | 11:05 WITA
1.400 Lumba-Lumba Dibantai di Kepulauan Faroe Dalam Sehari

beritabali.com/ist/suara.com/1.400 Lumba-Lumba Dibantai di Kepulauan Faroe Dalam Sehari

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DUNIA.
Perburuan lumba-lumba di Kepulauan Faroe menjadi sorotan dunia setelah lebih dari 1.400 mamalia itu dibunuh dalam satu hari, yang diyakini memecahkan rekor tangkapan sepanjang massa.
Kumpulan lumba-lumba bersisi putih (white-sided dolphin - leucopleurus acutus) didorong dari tengah laut ke daerah sempit di pinggir laut (di antara tebing atau bukit terjal) wilayah Atlantik Utara pada hari Minggu.
Perahu menggiring mereka ke perairan dangkal di pantai Skalabotnur di Eysturoy, di mana kemudian dibantai dengan pisau secara massal. Lalu, tubuh lumba-lumba ditarik ke darat dan dibagikan kepada penduduk setempat untuk dikonsumsi.
Dalam rekaman perburuan, lumba-lumba terlihat meronta-ronta di perairan dangkal yang memerah karena darah saat ratusan orang menonton dari pantai. Dikenal sebagai grind (atau Grindadrap dalam bahasa Faroe), perburuan mamalia laut - terutama paus - adalah tradisi yang telah dipraktikkan selama ratusan tahun di Kepulauan Faroe yang terpencil.
Pemerintah Faroe mengatakan rata-rata sekitar 600 paus pilot ditangkap setiap tahun. Sementara, lumba-lumba sisi putih ditangkap dalam jumlah yang lebih rendah, seperti 35 pada tahun 2020 dan 10 pada tahun 2019.
Kelompok pendukung mengatakan, perburuan paus adalah cara berkelanjutan untuk mengumpulkan makanan dari alam dan bagian penting dari identitas budaya Faroe. Di sisi lain, aktivis hak-hak hewan telah lama tidak setuju, menganggap pembantaian itu kejam dan tidak perlu.
Perburuan hari Minggu lalu itu tidak berbeda, karena kelompok konservasi internasional mengepung para pemburu untuk mengutuk pembantaian itu. Namun skala pembunuhan di pantai Skalabotnur mengejutkan banyak penduduk setempat bahkan menuai kritik dari kelompok-kelompok yang terlibat dalam praktik tersebut.
Halaman :

TAGS : Kepulauan Faroe Pembantaian Lumba Lumba Perburuan Tombak Paus Kesejahteraan Hewan Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV