News

Siswa SMK Meninggal Usai Divaksin

Jumat, 24 September 2021 | 11:50 WITA
Siswa SMK Meninggal Usai Divaksin

beritabali.com/ist/kompas.com/Siswa SMK Meninggal Usai Divaksin

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.  
Penjelasan Komda KIPI Ketua Komda Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Jabar Prof Kusnandi Rusmil mengatakan, Cahyono menderita sakit yang serius dua pekan sebelum divaksin. 
Hingga saat akan divaksin, badan remaja ini belum dalam kondisi fit. Namun, karena ingin sekolah, ia memaksakan diri untuk divaksin. Di tempat vaksinasi, Cahyono terlihat sehat, sehingga bisa melalui proses vaksinasi. 
Namun, seusai vaksinasi, remaja ini merasakan lemas. "Analisanya, (Cahyono) mengalami reaksi sedang (lemas). Kalau berat dia bisa pingsan," ucap Kusnandi. 
Karena tidak menunjukkan gejala berat, Cahyono diperbolehkan pulang. Ia bisa berjalan kaki dan pulang ke rumah. Malam harinya, kondisi pasien memburuk. Orangtua Cahyono kemudian memanggil dokter. Begitu dokter sampai, pasien sudah meninggal. 
"(Pasien) mengalami syok reaksi lambat," ucap dia. Kusnandi mengatakan, saat itu terjadi, seharusnya pasien dibawa ke rumah sakit atau puskesmas untuk diinfus. Sebab pihak medis sudah mengetahui yang harus dilakukan ketika terjadi syok reaksi lambat pasca-imunisasi. 
"Seandainya dibawa ke rumah sakit, pasti diinfus dan tertolong," ucap dia. Untuk itu, dia mengingatkan kepada masyarakat yang akan divaksin untuk jujur pada diri sendiri. Pastikan tubuh dalam kondisi sehat saat divaksin.
Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Beritajembrana.com - Media Online Jembrana Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Jembrana, Bali, Nasional dan Dunia.



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV