News

Temukan Omicron, Afsel Kecewa Merasa Dihukum Banyak Negara

Selasa, 30 November 2021 | 13:10 WITA
Temukan Omicron, Afsel Kecewa Merasa Dihukum Banyak Negara

beritabali.com/ist/suara.com/Temukan Omicron, Afsel Kecewa Merasa Dihukum Banyak Negara

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DUNIA.
Kecaman dari Afrika Selatan
Kementerian luar negeri Afrika Selatan Sabtu kemarin mengecam keras larangan perjalanan yang diberlakukan sejumlah negara.
"Ilmu yang luar biasa seharusnya diapresiasi dan tidak dihukum," demikian menurut pernyataan Kementerian.
Larangan itu "mirip dengan menghukum Afrika Selatan karena pengurutan genomiknya yang canggih dan kemampuan untuk mendeteksi varian baru lebih cepat".
Pernyataan itu menambahkan bahwa reaksinya benar-benar berbeda ketika varian baru ditemukan di tempat lain di dunia.
Seorang pejabat Uni Afrika mengatakan kepada BBC bahwa negara-negara maju harus disalahkan atas munculnya varian tersebut.
"Apa yang terjadi saat ini tidak dapat dihindari, ini adalah akibat dari kegagalan dunia untuk memvaksinasi secara adil, mendesak dan cepat.
Ini sebagai akibat dari penimbunan [vaksin] oleh negara-negara berpenghasilan tinggi di dunia, dan sejujurnya itu tidak dapat diterima," kata ketua bersama aliansi pengiriman vaksin Uni Afrika, Ayoade Alakija.
"Larangan perjalanan ini didasarkan pada politik, dan bukan pada sains. Itu salah ... Mengapa kita mengunci Afrika ketika virus ini sudah ada di tiga benua?"
Larangan masuk ke sejumlah negara
Pada hari Jumat dan Sabtu kemarin, sejumlah negara mengumumkan langkah-langkah baru:
  • Pengunjung dari Afrika Selatan, Namibia, Zimbabwe, Botswana, Angola, Mozambik, Malawi, Zambia, Lesotho, dan Eswatini tidak akan dapat memasuki Inggris Raya kecuali mereka adalah warga negara Inggris atau Irlandia, atau penduduk Inggris.
  • Para pejabat AS mengatakan akan melarang masuknya pendatang asing dari Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, Namibia, Lesotho, Eswatini, Mozambik dan Malawi, yang mencerminkan langkah-langkah sebelumnya yang diambil oleh UE. Keputusan ini akan mulai berlaku pada hari Senin.
  • Australia mengumumkan pada hari Sabtu bahwa penerbangan dari Afrika Selatan, Namibia, Zimbabwe, Botswana, Lesotho, Eswatini, Seychelles, Malawi, dan Mozambik akan ditangguhkan selama 14 hari. Warga non-Australia yang telah berada di negara-negara tersebut dalam dua minggu terakhir kini dilarang memasuki Australia
  • Jepang telah mengumumkan bahwa mulai Sabtu, pelancong dari sebagian besar kawasan Afrika Selatan perlu dikarantina selama 10 hari dan wajib menjalani empat kali tes selama periode itu.
  • India telah memerintahkan penapisan dan pengujian yang lebih ketat untuk pelancong yang datang dari Afrika Selatan, Botswana, dan Hong Kong
  • Kanada melarang semua warga negara asing yang telah melakukan perjalanan melalui Afrika Selatan, Namibia, Zimbabwe, Botswana, Lesotho, Eswatini atau Mozambik dalam 14 hari terakhir.
WHO mengatakan jumlah kasus varian ini, awalnya bernama B.1.1.529, tampaknya meningkat di hampir semua provinsi di Afrika Selatan.
"Varian ini memiliki sejumlah besar mutasi, beberapa di antaranya mengkhawatirkan," kata badan kesehatan masyarakat PBB dalam sebuah pernyataan, Jumat.
Halaman :

TAGS : WHO BBC Omicron Afrika Selatan Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV