Informasi

Bupati Apresiasi Karya Yadnya Desa Adat Mengwitani

Jumat, 08 Oktober 2021 | 14:55 WITA
Bupati Apresiasi Karya Yadnya Desa Adat Mengwitani

beritabali.com/ist/Bupati Apresiasi Karya Yadnya Desa Adat Mengwitani

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memberikan apresiasi dan dukungan terhadap karya pitra yadnya dan manusa yadnya nyekah massal, metatah, mepetik dan menek kelih yang dilaksanakan krama Desa Adat Mengwitani, Kecamatan Mengwi bertepatan dengan Rahina Wraspati Umanis Wuku Gumbreg, bertempat di Jaba Sisi Pura Dalem Brerong Desa Adat Mengwitani, Kamis (7/10).
Turut hadir mendampingi Anggota DPRD Provinsi Bali I Bagus Alit Sucipta, Anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel Mengwitani, Putu Sumardita, Bendesa Adat Mengwitani I Putu Wendra serta tokoh masyarakat setempat.
Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas semangat krama menjalankan yadnya, meskipun masa pandemi, krama banjar tetap guyub melaksanakan yadnya sebagai sebuah tanggungjawab dan dharmaning leluhur dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. 
"Kami atas nama Pemkab Badung merasa bangga melihat gotong-royong krama Desa Adat Mengwitani sehingga mampu melaksanakan upacara seperti ini, terlebih di tengah wabah Covid-19,” ujarnya.
Lebih lanjut Giri Prasta mengharapkan kepada krama yang memiliki sawa agar betul-betul mengikuti jalannya karya mulai dari awal hingga ngelinggihang ring merajan (rong telu) serta didasari atas hati yang tulus iklas. Diharapkan pula pelaksanaan karya sesuai Sastra Agama Hindu serta yang terpenting guyub ring pasemetonan. 
Dalam pelaksanaan Karya Atiwa Tiwa, Atma Wedana lan Sarwa Prakerti ini, beberapa hal yang patut dipahami, mulai dari Murwa Daksina dengan menggunakan sapi gading atau sapi selem batu, yang akan mengantarkan atma menuju surga. 
“Selain itu dalam prosesi meajar-ajar ada yang disebut catur loka pala. Meajar-ajar ke Utara di Pura Beratan, Barat ke Batu Kau, Selatan ke Uluwatu, dan Timur ke Goa Lawah. Yang terakhir dan utama adalah saat ngelinggihang disebut Dewa Pretista bermakna menyatukan bumi dengan langit dengan konsep Padu Muka,” jelasnya seraya berharap dudonan atau proses karya ini berjalan dengan lancar labda karya sida sidaning don.
Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Beritajembrana.com - Media Online Jembrana Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Jembrana, Bali, Nasional dan Dunia.



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Badung Terkini

Lihat Semua

Berita Bali TV