News

Cegah Pembajakan Buku di Toko Online, Kemenparekraf Gandeng Marketplace dan Penerbit

Sabtu, 29 Januari 2022 | 00:45 WITA
Cegah Pembajakan Buku di Toko Online, Kemenparekraf Gandeng Marketplace dan Penerbit

bbn/kompas.com/Cegah Pembajakan Buku di Toko Online, Kemenparekraf Gandeng Marketplace dan Penerbit

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Hal ini membuat Indonesia masih berada dalam Priority Watch List yang dikeluarkan oleh United States Trade Representative (USTR).
Status ini sangat berdampak secara nasional bahkan global. Secara nasional, Indonesia akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan investor, serta secara global dampaknya Indonesia akan selalu dicap sebagai tempat peredaran barang palsu.
Penyebab maraknya barang bajakan antara lain kombinasi berbagai faktor seperti rendahnya pendapatan masyarakat dan keinginan untuk memiliki barang dengan merek tertentu disambut dengan tersedianya barang bajakan di berbagai tempat.
"Ini penting untuk melindungi produk dari peniruan oleh kompetitor, sehingga dapat memberikan nilai tambah kepada produknya," ucapnya.
Senada dengan Kemenparekraf, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) pun mendukung upaya pemerintah menghentikan peredaran barang palsu dan bajakan yang selama ini beredar di pasaran.
Komitmen tersebut tertuang melalui perjanjian kerja sama dalam mendukung kebijakan perlindungan hukum atas kekayaan intelektual. (sumber : Suara.com)  

Penulis : Tim Liputan

Editor : Ind

Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Beritabadung.id - Media Online Badung Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Badung, Bali, Nasional dan Dunia.



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV