News

Meski Lama Menjajah, Mengapa Bahasa Belanda Tak Dikenal?

Jumat, 06 Mei 2022 | 13:45 WITA
Meski Lama Menjajah, Mengapa Bahasa Belanda Tak Dikenal?

beritabali.com/nationalgeographic.grid.id/Meski Lama Menjajah, Mengapa Bahasa Belanda Tak Dikenal?

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Histori Belanda di Jawa telah berlangsung sejak 1596. Disusul pendirian Kongsi Dagang Hindia Timur Belanda (VOC), sebuah perusahaan perdagangan dengan kantor pusat di Batavia.
Belanda telah memulai pengaruhnya sejak akhir abad ke-16 sampai pertengahan abad ke-20. Namun pernahkan terpikirkan, mengapa bahasa Belanda tidak banyak dipahami atau dikuasai bangsa Indonesia?
Sejak bergaungnya zaman VOC, sejatinya, bahasa Belanda tidak pernah menempatkan dirinya sebagai bahasa pergaulan atau bahasa pengantar dalam urusan perniagaan. Kees Groeneboer menulis dalam bukunya yang berjudul Weg tot het Westen: Het Nederlands vor Indië 1600-1950. Dia mengisahkan alasan tak masifnya penggunaan bahasa Belanda di Indonesia.
"Meskipun memasuki abad ke-18 sudah ditemukannya kurikulum pendidikan berbahasa Belanda, nyatanya pengajaran itu hanya ditujukan pada orang-orang Eropa (bukan pribumi)," tulisnya.
Pendidikan yang dibuat oleh Belanda bagi kaum pribumi, hanya tersedia bagi para elit penganut ajaran Kristen dengan bahasa Melayu sebagai pengantar pembelajarannya. Lanjutnya, "dengan alasan pragmatis, bahasa Melayu semakin banyak digunakan sebagai lingua franca."
Di sisi lain, sekolah-sekolah Kristen Belanda telah masif membumikan bahasa Melayu ketimbang bahasa Belanda sebagai pengikat persatuan pribumi antarsuku maupun antarpulau.
Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Pengembang Desain Web, SEO, Branding, Digital Marketing Bali

Kami pengembang web di Bali, desain web, layanan SEO, agensi digital marketing, branding media sosial, pengembang aplikasi berbasis web dan mobile yang akan membantu menciptakan nilai dari bisnis Anda.



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV