Hukrim

3.500 Anggota Goldkoin di Bali Total Rugi Rp77 Miliar

Jumat, 22 April 2022 | 10:00 WITA
3.500 Anggota Goldkoin di Bali Total Rugi Rp77 Miliar

beritabali/ist/3.500 Anggota Golkoin di Bali Total Rugi Rp77 Miliar.

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Sebanyak 3.500 anggota atau member PT Goldkoin Sevalon Internasional (GSI) di Bali mengalami kerugian Rp77 miliar akibat investasi bodong yang dijalankan perusahaan tersebut.
"Untuk Bali sendiri ada sekitar 3.500 member dengan kerugian total Rp77 miliar," ujar Kuasa Hukum I Wayan Mudita SH selaku kuasa hukum puluhan korban GSI yang melapor ke Polda Bali, Kamis, 21 April 2022.
Mudita bersama 20 orang korban investasi bodong PT Goldkoin Sevalon Internasional (GSI) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, pada Kamis 21 April 2022. 
Hal ini setelah buntut penyegelan Kantor GSI di Jalan Nangka Selatan Nomor 66A, Denpasar Utara, oleh Polresta Denpasar dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Mereka datang untuk berkonsultasi sekaligus mempertanyakan laporan mereka terkait Pengaduan Masyarakat Dumas/280/IV/2022/SPKT/Polda Bali tertanggal 8 April 2022.
"Ke-20 korban ini mewakili 86 korban lainnya yang sudah berkoordinasi dan membuat surat pernyataan," beber Mudita, pada Kamis 21 April 2022. 
Wayan Mudita mengatakan ada lima subjek hukum yang mereka laporkan. Dimana, empat berupa badan hukum, yakni satu PT Goldkoin Sevalon Internasional, PT Bali Token Global Internasional, PT Segara Internasional Development, dan Koperasi Konsumen Keluarga Goldkoin Sevalon Internasional. 
"Satu subjek hukum orang, yakni Rizki Adam selaku pemilik perusahaan. PT GSI ini telah dinyatakan investasi bodong oleh Waspada Investasi OJK," terangnya. 
Wayan Mudita kembali menerangkan, pihaknya pada 31 Maret 2022 telah melayangkan somasi namun hingga kini tidak ada respon. Sehingga pihaknya pada 8 April 2022 membuat laporan ke SPKT Polda Bali. 
Namun seiring pelaporan, ada kelompok korban lain yang telah melaporkannya ke Polresta Denpasar.  "Jadi Polresta yang duluan menyegel dengan police line tempat tersebut," ungkapnya. 
Ia juga merinci kerugian dari 86 korbannya kurang lebih 4 miliar. Dengan kerugian antara Rp 10 juta hingga Rp 100 juta. 
Wayan Mudita meminta aparat kepolisian Polda Bali untuk segera mengantensi laporan Dumas tersebut. 
"Kami sebelumnya sudah lapor ke Polda tapi sangat sayangkan, malah Polresta Denpasar yang gerak cepat," sindirnya. 
Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Pengembang Desain Web, SEO, Branding, Digital Marketing Bali

Kami pengembang web di Bali, desain web, layanan SEO, agensi digital marketing, branding media sosial, pengembang aplikasi berbasis web dan mobile yang akan membantu menciptakan nilai dari bisnis Anda.



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Denpasar Terkini

Lihat Semua

Berita Bali TV